x
Aktivitas Galian C Ilegal di Kabupaten Siak Kian Marak, Syamsuar: Segera Kita Sikapi
Aktivitas galian C di Siak semakin marak. (Foto:Dok. FokusRiau.Com)

Aktivitas Galian C Ilegal di Kabupaten Siak Kian Marak, Syamsuar: Segera Kita Sikapi

Jumat, 12 Oktober 2018, 17:30:36
SIAK-Bupati Syamsuar langsung merespon adanya informasi terkait maraknya aktivitas penambangan galian C tak berizin (ilegal) di sejumlah daerah di Siak. Bahkan, dalam waktu dekat Syamsuar berjanji akan memanggil instansi terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Masalah izin penambangan tanah timbun atau galian C ini kan sudah jadi kewenangan provinsi. Kendati demikian, kita di daerah punya tugas untuk mengawasinya. Segera kita sikapi. Dalam waktu dekat saya panggil semua instansi terkait untuk membahas masalah ini," kata Syamsuar kepada wartawan, Jumat (12/10/2018) usai menghadiri rapat paripurna istimewa dalam rangka HUT Kabupaten Siak ke 19 di Gedung DPRD Siak.

Sebelumnya, anggota DPRD Syamsurizal Budi mendesak Pemkab Siak segera menertibkan aktivifas penambangan galian C yang tak ada izin (ilegal). Selain meresahkan warga, penambangan galian C ini juga merusak lingkungan. "Kalau memang tak pernah Pemprov Riau mengeluarkan izin, berarti aktivitas galian C ini harus ditertibkan. Pemkab harus bertindak, jangan sampai masyarakat yang turun," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Riau juga sudah menyikapi maraknya aktivitas penambangan galian C di Kabupaten Siak. Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinanan B di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Fahrizal menjelaskan, sejak kewenangan pengurusan perizinan mineral dan batu bara (minerba) dialihkan ke provinsi sekitar awal tahun 2017, belum ada perusahaan yang mengurus izin untuk Kabupaten Siak. 

"Setahu saya, sampai saat ini belum ada pengusaha galian C yang mengurus izinnya di Siak," kata Fahrizal.

Sebelum mengeluarkan izin galian C, perusahaan harus mengantongi rekomendasi dari kepala daerah.  Biasanya kewenangan itu diserahkan ke instansi terkait. "Tentu syaratnya harus ada rekomendasi, biasanya yang mengeluarkan itu bupati atau walikota. Atas dasar rekomendasi ini kita bisa mengeluarkan izin minerba itu,  termasuk di dalamnya galian C," ujar Fahrizal. (*)




Penulis: Satria Donald
Editor: Boy Surya Hamta
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version