x
Banjir dan Longsor Menghantam Padang Pariaman Sumbar, Satu Orang Meninggal
Kendaraan melintasi jalan Padang-Pasaman Barat tergenang banjir. (Foto:Antara)

Banjir dan Longsor Menghantam Padang Pariaman Sumbar, Satu Orang Meninggal

Selasa, 11 Juni 2019, 15:41:19
PARIAMAN-Sejumlah wilayah di Kabupaten Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat disapu banjir dan dihantam tanah longsor, Selasa (11/6/2019). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat, seorang warga meninggal dan dua lainnya mengalami luka-luka.

"Bencana tersebut terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur daerah ini," kata Sekretaris BPBD Padang Pariaman Yasrum Ajis, Selasa siang.

Disebutkan, bencana yang menerjang daerah ini berupa longsor dan menimpa sebuah rumah di Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging. Saat ini, material longsor telah dibersihkan warga. Longsor menyebabkan korban jiwa satu orang dan dua orang luka-luka. Para korban telah dibawa ke Puskesmas setempat.

Selain longsor, banjir bandang menerjang kawasan daerah Paingan, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau akibat jebolnya tanggul Batang Paingan. "Akibat banjir tersebut, sejumlah warga kami evakuasi," ujarnya.

Banjir juga menerjang Pasar Sungai Limau akibat meluapnya Batang Sungai Limau sehingga melumpuhkan transaksi jual beli di pasar tersebut. "Berdasarkan informasi yang diperoleh bajir di Pasar Sungai Limau bukan karena tanggul jabol seperti sebelumnya namun karena air sungai meluap," katanya.

Dikatakan, data tersebut masih bersifat sementara yang dihimpun pihaknya di lapangan dan wali nagari. Dia mengimbau warga di daerah itu untuk menjauhi aliran sungai, tebing serta pantai karena hujan dan angin kencang masih melanda daerah itu.

Sementara itu, salah seorang warga Sungai Limau Heri mengatakan kedalaman banjir di Pasar Sungai Limau mencapai satu meter. "Hujan mulai turun sekitar pukul 14.30 WIB dan reda sekitar pukul 17.00 WIB sedangkan air mulai menggenangi pasar sekitar pukul 15.00 WIB," kata dia.

Banjir tersebut tidak saja merugikan pedagang yang berdagang di pasar itu namun juga membuat arus lalu lintas Padang-Pasaman Barat macet. Meskipun sekitar pukul 18.00 WIB banjir mulai surut namun akses jalan lintas Padang dengan Pasaman Barat masih macet.

Menurutnya banjir saat ini lebih parah dari banjir yang sebelumnya dan hal tersebut dilihat dampak banjir lebih luas. (*)




 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version