x
BBKSDA Riau Masih Mencari Penyebab Kematian Gajah Dita di Bengkalis Riau
Gajah di Bengkalis Ditemukan Mati. (Foto:Antara)

BBKSDA Riau Masih Mencari Penyebab Kematian Gajah Dita di Bengkalis Riau

Rabu, 09 Oktober 2019, 12:05:30
PEKANBARU-Balai Besar Koneservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau saat ini masih terus mencari penyebab kematian gajah liar yang ditemukan mati di Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, beberapa hari lalu.

"Untuk mengetahui kepastian penyebab kematian gajah bernama Dita itu, kita sudah menurunkan tim untuk melakukan neukropsi," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Rabu (9/10/2019).

Dijelaskan, nekropsi atau bedah bangkai merupakan teknik yang sangat penting dalam penegakan diagnosa penyakit. Sifat pemeriksaan hasil nekropsi berdasarkan perubahan patologi anatomi. "Nekropsi adalah tehnik lanjutan untuk mengukuhkan diagnosa klinik. Supaya dapat diketahui penyakit yang diderita dan menjadi sebab kematian gajah," urainya.

Kepala Bidang KS BKSDA Riau Heru Sutmantoro mengatakan, dari hasil pemeriksaan bangkai, gajah itu berjenis kelamin betina. Diperkirakan berumur 25 tahun dengan ciri-ciri fisik ada cacat kaki kiri depan dengan tidak adanya telapak kaki, tidak mempunyai gading.

Mirisnya, kondisi Gita membusuk dengan isi perut sudah keluar dan tidak ditemukan adanya luka bekas benda tajam atau kekerasan fisik di tubuh gajah tersebut.

"Kematian diperkirakan 6 hari lalu, karena melihat dari cir-ciri fisiknya. Gajah itu merupakan anggota kelompok gajah di Suaka Margasatwa Balai Raja," kata Heru.

Terhadap Dita, BBKSDA Riau bersama Vesswic dan HIPAM pernah melakukan kegiatan medis pada gajah tersebut. Tahun 2014, tim BBKSDA Riau menemukan telapak kaki depannya sudah putus dan dilakukan pengobatan. Dua tahun kemudian, tepatnya 2016, tim medis BBKSDA dan Vesswic kembali melakukan pengobatan luka pada kaki gajah tersebut.

Lalu tahun 2017, tim medis kembali melakukan pengobatan karena kondisi gajah yang lemah, jalannya sangat lambat dan tidak lincah. Kemudian pada tahun 2018, tim medis kembali melakukan pengobatan sebanyak 2 kali.

Sampai akhirnya, warga Kelurahan Balai Raja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis menemukan bangkai gajah liar itu, Senin (7/10/2019). Kondisi satwa yang memiliki belalai itu memprihatinkan karena membusuk. (*)

 
 

Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Merdeka.com
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version