x
Bupati Bintan Minta Perizinan yang Hambat Pengembangan Investasi Direvisi
Bupati Bintan dan Menteri Sofyan Jalil.(Foto: Humas)

Bupati Bintan Minta Perizinan yang Hambat Pengembangan Investasi Direvisi

Sabtu, 13 Januari 2018, 04:01:13
BINTAN-Bupati Bintan Apri Sujadi meminta pemerintah pusat mendukung penuh pembangunan daerah. Ia berharap pusat merevisi dan memperhatikan beberapa perizinan yang menghambat pengembangan investasi di kabupaten Bintan.

Walau demikian, April menyampaikan sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat terkait pengembangan Pulau Bintan khususnya, provinsi Kepulauan Riau pada umumnya yang sudah berjalan selama ini.

”Saat ini kita hanya menginginkan agar Kajian Tekhnis terkait beberapa Pembangunan pusat seperti pembangunan dam dan waduk yang ada di Kabupaten Bintan, bisa kita ketahui secara lebih terperinci agar nantinya masyarakat bisa menerima informasi yang jelas terkait dampak lingkungannya,” ujarnya dalalm pertemuan dengan Menteri Agraria, Tata Ruang dan BPN Sofyan Jalil di Jakarta, kemarin.

“Terkait hambatan perizian dari pusat, kami mohon kiranya di revisi karena diketahui, bahwa Kabupaten Bintan masih memiliki beberapa lahan dengan status Hutan dan juga Kawasan Manggrove,”tambahnya.

Namun dirinya menjelaskan bahwa secara keseluruhan, saat ini perkembangan pembangunan Kabupaten Bintan sudah sesuai dengan apa yang dipaparkan oleh Konsultan Internasional Fondacio Metropoli Madrid Alvonso Vegara, Ph.d.

”Saat ini, kita meminta agar beberapa regulasi yang menghambat investasi di Kabupaten Bintan untuk segera ditinjau kembali. Kita menginginkan agar Konsep Pembangunan di Pulau Bali, bisa juga diterapkan di Kabupaten Bintan,”paparnya.

Namun, sambung Apri,  secara keseluruhan bahwa Pembangunan di Kabupaten Bintan sudah berjalan dan sesuai dengan konsep pak Alvonso Vegara, Ph.d, dimana beberapa kawasan strategis seperti Pembangunan Bandara di Busung, serta Pembangunan Jembatan di Pengujan dalam pemaparan konsep tadi dalam beberapa tahun ini, akan kita realisasikan.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia mengundang Pemprov  Kepri, Pemkab  Bintan  dan Pemko  Tanjungpinang dalam konsep pengembangan Pulau Bintan kedepan, dengan melibatkan Konsultan Internasional Berpengalaman Alfonso Vegara, Ph.d dari Fondacio Metropoli Madrid.

Dalam pemaparannya, Alfonso Vegara, Ph.d menerangkan bahwa Pulau Bintan merupakan ” The Blue Diamond ” karena memiliki lokasi yang strategis dengan berdekatan dengan Negara Singapura dan Malaysia.

“Dia memaparkan terkait perancangan pembangunan dan perkembangan dari segala aspek yang ada di Pulau Bintan hingga dengan tidak mengesampingkan pemeliharaan lingkungan hidup semula jadi,”ulas Apri yang juga Ketua DPD Demokrat Kepri ini.

Menurut Alfonso, sambung Apri, pengembangan Pulau Bintan harus dibangun dengan konsep yang baik. Kedepannya Bintan akan menjadi ” The Blue Diamond ” di Indonesia. Beberapa aspek mengatakan bahwa kedepannya Negara Singapura dan Malaysia sangat membutuhkan Pulau Bintan. Karena Bintan didukung dengan Sumber Daya Alam yang sangat melimpah.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Sofyan Djalil mengatakan bahwa dirinya akan mendukung penuh terkait penataan kawasan di Pulau Bintan.

Dirinya juga mengatakan akan membawa konsep ini, ke meja Presiden dan meminta agar pihak Pempro Kepri, Pemkab Bintan dan Pemko Tanjungpinang mengintegrasikan terkait Tata Ruang Daerah.

” Kita sudah mendengarkan visi seorang designer kota yang ternama , dengan pandangan yang berkompeten di bidangnya; area ini akan menjadi luar biasa kedepannya dan akan kita dukung penuh,” ujarnya saat memimpin Rapat Pengembangan Pulau Bintan di Ruang Rapat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia, Jakarta , Kamis lalu (11/1/2018).

Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Sekda Prov Kepri TS Arif Fadillah, Pimpinan DPRD Kabupaten Bintan , Jajaran Pemerintah Kabupaten Bintan , Jajaran Pemerintah Prov Kepri , Jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang, dan Jajaran Kementerian Agraria terkait.(hms/indra h piliang)
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version