x
Diduga Hina Gubernur Syamsuar, Pemprov Riau Laporkan Suporter PSPS Riau ke Polda
Demo suporter PSPS ke Kantor Gubernur Riau. (Foto:Bisnis.com)

Diduga Hina Gubernur Syamsuar, Pemprov Riau Laporkan Suporter PSPS Riau ke Polda

Selasa, 25 Juni 2019, 16:05:31
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melaporkan suporter PSPS Riau ke Polda, karena diduga telah menghina Gubernur Syamsuar dalam yel yel saat kerusuhan suporter PSPS Riau di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Sabtu (22/6/2019) kemarin.

"Iya benar, hari ini kami atas nama Pemprov Riau sudah membuat laporan ke kepolisian," kata Kepala Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia Setdaprov Riau, Nelly Wardani.

Menurut Nelly, laporan tersebut disampaikan ke Polda Riau menyusul beredarnya video yang memuat aksi suporter PSPS Riau dan meneriakkan yel-yel dengan kata-kata kasar yang dialamatkan kepada Gubernur Syamsuar saat laga antara PSPS Riau kontra PSMS Medan.

Saat laga masih berlangsung, kericuhan terjadi dan massa melakukan tindakan brutal. Sambil menerikkan yel-yel dengan kata-kata kasar. "Sesuai perintah pimpinan hari ini kita sudah membuat laporan ke Polda Riau," katanya.

Menurut Nelly, objek pengaduan tindak pidana penghinaan terhadap Gubri adalah ucapan penghinaan yang dilakukan Dolly San Dacvid sebagai perwakilan dari kelompok suporter PSPS Riau.

Dalam surat laporan tersebut juga disebut kalimat yang tidak baik dan tidak etis dan telah memenuhi unsur tindak pidana penghinaan kepada Gubernur selaku kepala daerah di Riau. Sebagai alat bukti, Pemprov Riau melampirkan link atau tautan video dugaan tindak pidana penghinaan kepada Gubernur Riau di youtube yang sudah tersebar di dunia maya.

"Untuk proses selanjutnya kita serahkan ke pihak kepolisian. Kami tentu berharap pengaduan ini dapat ditindaklanjuti," kata Nelly.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution sempat menyampaikan rencana melaporkan sporter PSPS yang meneriakkan yeyel dengan kata-kata yang tidak pantas saat pertemuan dengan perwakilan pendemo di Kantor Gubernur Riau, Senin (25/6/2019).

"Saya sedang berfikir dan mempertimbangkan untuk membuat laporan orang yang berkata-kata kasar kepada Pak Syamsuar dengan bahasa yang sangat tidak pantas. Disini ada polisi, saya sedang mempertimbangkan untuk membuat laporan itu, karena negara kita adalah negara hukum. Saya ingin lihat nanti bagaimana orang yang menghina Gubernur Riau itu. Orang tua seperti itu (Gubernur Riau Syamsuar) kalian perlakukan sedemikian. Pertanyaan saya, kalau orang tua kalian diperlakukan seperti itu apa kira-kira perasaan kalian," kata Edi dengan nada tinggi saat menerima perwakilan pendemo.

"Jadi jangan salah alamat kalian, kemudian gubernur dimaki-maki dengan bahasa yang sangat tak pantas," ujar mantan Komandan Korem 031 Wirabima ini.

Menanggapi rencana Wagubri yang akan melaporkan dugaan penghinaan yang dilakukan pendukung PSPS terhadap Gubri dan Wagubri tersebut, Dolly San Dacvid perwakilan dari kelompok suporter PSPS Riau sebagai pihak teradu menyerahkan keputusan tersebut kepada Gubri dan Wagubri.

"Itu kita kembalikan ke Pak Syamsuar dan Pak Edi Natar Nasution untuk lebih bijak apakah ini mau di laporkan atau tidak," katanya.

Dolly mengakui, aksi tersebut memang diluar kontrol, dan dirinya secara pribadi menyanyangkan kejadia tersebut bisa terjadi. Meskipun diakuinya, saat itu dirinya sudah berusaha meredam amarah para suporter PSPS. Namun saat itu suasana memang berlangsung panas, sehingga sulit untuk dikendalikan.

"Ini semua bukan by desain, tapi ini adalah bentuk kekecewaan yang lepas kontrol. Kita berusahaa untuk tidak terjadi, tapi saat itu psikologis massa sudah memburuk," ujarnya. (*)



 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version