x
Dua Kali Swab Test, Pasien Positif Covid-19 di Pelalawan Riau Dinyatakan Sembuh
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Asril M.Kes. (Foto:Istimewa)

Dua Kali Swab Test, Pasien Positif Covid-19 di Pelalawan Riau Dinyatakan Sembuh

Selasa, 28 April 2020, 13:09:56
PELALAWAN-Seorang pasien positif corona di Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (28/4/2020) dinyatakan sembuh. Pasien sembuh itu diketahui berinisial IG (17) berjenis kelamin perempuan dan merupakan salah seorang siswi SMA di Pelalawan.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yopi saat rapat dengan pejabat Pemkab Pelalawan menyebut, IG merupakan anak ketiga dari pasien positif 1 dan 2 berinisial RBT (50) dan JG (58).

"Kita sudah dengarkan langsung dari sumbernya, yakni Pak Yopi. Memang datanya belum masuk ke kita. Nanti akan dikirim mungkin. Kemudian besok kita perbaharui," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Asril M.Kes, Selasa (28/4/2020).

Dijelaskan, IG dinyatakan sehat dan sembuh setelah menjalani dua kali swab test selama dirawat di ruang isolasi RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Setelah diperiksa di laboratorium, sampel cairan hidung dan mulut itu menyatakan negatif corona, baik pertama dan test kedua.

Sesuai standar protokol Covid-19, untuk menyatakan seorang pasien positif sembuh harus menjalani dua kali swap test. Jika kedua hasil pemeriksaan menunjukan negatif virus corona, barulah si pasien ditetapkan sembuh dan bisa pulang ke rumah.

"Seperti anjuran dokter, di rumah harus tetap isolasi mandiri paling lama 14 hari," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan ini.

Lakukan Rapid Test 
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan telah menerima 220 alat rapid test dari Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan itu untuk mendeteksi dan menanggulangi penyebaran Covid-19 di Pelalawan.

Alat tes cepat itu sebagai skrinning awal untuk mengetahui seseorang terindikasi virus corona atau tidak. Tentu penggunaannya kepada masyarakat dan paramedis yang berpotensi tertular corona.

"Dari 220 alat rapid yang kita terima dari provinsi, sudah 151 yang kita pakai sampai saat ini," ujar Asril M.Kes.

Asril menyebut, 151 orang yang telah dirapid test diantaranya tenaga medis yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19. Di antaranya petugas Public Centre Service (PCR) yang selama ini bertugas menjemput dan merujuk pasien positif corona maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kemudian tenaga medis yang melayani pasien PDP serta yang rentan lainnya. Diskes juga akan melakukan rapid test terhadap warga hasil tracing contact dari PDP yang meninggal dunia.

Termasuk pengujian terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien positif corona. "Sementara ini masih satu orang yang positif dari hasil rapid test, selebihnya negatif. Yang satu itu sudah masuk PDP," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan tersebut.

Pihaknya tidak bersedia menyebut identitas yang hasil rapid testnya positif itu. Pasalnya perlu dilakukan uji sampel cairan hidung dan mulut untuk memastikan terinfeksi corona atau tidak.

Saat ini Diskes telah memesan 1.000 unit alat rapid test dari ditributor menggunakan dana penanggulangan covid-19 hasil pergeseran anggaran di dinasnya. Jika alat tersebut sudah tiba, Diskes menargetkan pemeriksaan terhadap warga berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) serta petugas lainnya. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version