x
EMP Malacca Strait SA Gelar Operasi Katarak Tahap Kedua di Pulau Padang

EMP Malacca Strait SA Gelar Operasi Katarak Tahap Kedua di Pulau Padang

Kamis, 25 April 2019, 20:48:25
MERANTI-EMP Malacca Strait SA (EMP MSSA) kembali melaksanakan operasi katarak gratis tahap kedua di Pulau Padang, Kepulauan Meranti, Riau. Kegiatan tersebut mengusung tema "Bakti Sosial Untuk Negeri" dan digelar dari 25-27 April 2019.

EMP MSSA merupakan anak perusahaan dari PT Energi Mega Persada Tbk (EMP), perusahaan nasional hulu minyak dan gas bumi yang memiliki wilayah operasi tersebar di kepulauan Indonesia. EMP merupakan bagian dari Kelompok Usaha Bakrie. Perusahaan ini juga merupakan salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah naungan SKK Migas

Menurut VP Investor Relation and Coorporate Communication EMP, Achmad Badrun, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari operasi katarak tahap pertama yang sukses digelar pada tanggal 17hingga 18 Januari 2019 lalu di lokasi yang sama.

Kata Achmad, target peserta sebanyak 60 orang yang tersebar di Kecamatan Merbau, Tasik Putri Puyuh, Kabupaten Kepulauan Meranti dan dari Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Prioritas kegiatan ini warga yang sudah mengikuti operasi katarak tahap pertama sebanyak 40 orang. "Sisanya merupakan pasien baru yang menderita gangguan katarak," ujarnya.

Kegiatan dihadiri GM EMP MSSA Bagus C Kartika disaksikan langsung Kepala SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara, Avicenia Darwis dan Kepala Departemen Humas Evy Yanti, sekaligus melihat kondisi operasional EMP Malacca Strait SA di Pulau Padang. 

Hadir juga Camat Sei Apit Wahyudi SSTP, Danramil Merbau Lettu Lakattang, Babinsa Sei Apit,  Koptu Duwi serta Penghulu Kampung Mengkapan Daroni. 

Avicenia mengatakan, kegiatan pengembagan masyarakat KKKS EMP Malacca Strait SA merupakan bentuk sinergi penting antara KKKS dengan masyarakat sekitar untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di bidang ekonomi, kesehatan, sosial dan lain sebagainya.

"Sebagai wujud peran serta SKK Migas dan EMP Malacca Strait SA dalam pembangunan di Kepulauan Meranti, kami secara rutin mengalokasikan anggaran untuk melaksanakan Program Pengembangan Masyarakat (PPM), dan tentunya kami berharap dukungan dari berbagai pihak khususnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti," urai Avicenia. 

Dia juga memuji langkah EMP MSSA yang turut berperan serta menanam mangrove di daerah Mengkapan, sehingga menjadi salah satu objek wisata yang cukup dikenal di Kecamatan Sungai Apit. 

"Potensi ekowisata mangrove sangat besar yang dapat meningkatkan pendapatkan warga. Turis akan berdatangan sehingga Merbau dan Sungai Apit juga akan dikenal dengan wisata mangrovenya, selain produk sagu dan durian. Maka mari kita rawat dan bina dengan baik ekowisata ini," harapnya. (*)





Penulis: Syafrizal
Editor: Boy Surya Hamta
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version