x
Hari Peduli Sampah Nasional, Pekanbaru Bertekat Jadikan Kota Bebas Sampah
Plt Walikota Ayat Cahyadi memberikan sambutannya. (Foto:Istimewa)

Hari Peduli Sampah Nasional, Pekanbaru Bertekat Jadikan Kota Bebas Sampah

Selasa, 06 Maret 2018, 06:13:46
PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru terus berbenah dalam penanganan sampah. Selain mengencarkan sosialisasi kepada seluruh masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru kembali menswastanisasikan jasa pengangkutan sampah. 

Jika kebersihan kota terjaga, Pekanbaru diharapkan bisa kembali meraih penghargaan Adipura. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru Zulfikri akan terus mengimbau masyarakat melalui media agar tidak membuang sampah sembarangan dan tepat waktu dari jam 06.00 sampai 18.00 WIB. 

Selain itu, DLHK menempatkan puluhan Satgas Kebersihan di beberapa titik-titik tertentu. "Selain menempatkan tim Satgas, kami meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dengan begitu tidak ada lagi tumpukan sampah menggunung yang ditemukan di pinggiran jalan dan menyebabkan penyumbatan disaluran drainase dan parit," kata Zulfikri.
 
 
Plt Walikota Ayat Cahyadi menyerahkan sampah untuk ditukar dengan bibit pohon. (Foto:Istimewa)
 
DLHK menyarankan, masyarakat yang malas membuang sampah hingga ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) agar meletakkan sampah di depan pagar rumah. "Setiap pagi tim kebersihan akan berkeliling ke rumah-rumah warga untuk mengangkut sampah. Jadi kalau warga enggan buang ke TPS, letakan sampah di depan rumah saja dan jangan buang sampah sembarangan," ujarnya.

Disebutkan, selain menempatkan Satgas kebersihan, DLHK Kota Pekanbaru akan langsung memberikan sanksi kepada oknum masyarakat yang kedapatan membuang sampah di sembarang tempat seperti Jalan, Parit dan lokasi yang memang bukan TPS.

"Kita akan langsung berikan sanksi sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah, masyarakat yang membuang sampah sembarangan bisa dikenakan sanksi denda sebesar Rp2,5 juta sampai Rp50 juta," imbuhnya.
 
 
Plt Walikota Ayat Cahyadi menandatangani komitmen menjadi Kota Bebas Sampah. (Foto:Istimewa) 
 
Bebas sampah
Sementara itu, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada 21 Februari 2018, Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengajak masyarakat menjadikan Pekanbaru bebas sampah.

Kampanye itu disampaikan Ayat Cahyadi saat Car Free Day di Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Minggu (25/2/2018) kemarin. "Mari kita mulai dari rumah kita sendiri mengolah sampah menjaga kebersihan. Dengan begitu kota kita akan bersih, asri dan nyaman. 'Pekanbaru bersih bisa kok'," ajaknya.

Kegiatan tersebut diramaikan ribuan warga Pekanbaru. Pencanangan tiga bulan bersih sampah di Pekanbaru memang sengaja mengambil moment car free day. Menurutnya, Pekanbaru memperingati HPSN dengan cara berbeda. Tidak hanya satu hari saja, tetapi diperingati selama tiga bulan, sebagaimana Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE.1/MenLHK/PSLB3/PLB.0/1/2018 tentang Kerja Bersama untuk Peningkatan Penanganan Sampah dalam Rangka Hari Peduli Sampah 2018 yang berlangsung dari 21 Januari sampai 21 April 2018.
 
 
Plt. Walikota Ayat Cahyadi bersama elemen masyarakat saat memperingati hari peduli sampah. (Foto:Istimewa) 
 
Selain berkampanye, pada peringatan HPSN ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan yaitul senam sehat massal, Coaching Clinic (Komposting dan Biopori, Bank Sampah), penukaran sampah dengan bibit tanaman dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) peduli sampah berhadiah bagi yang membuang sampah dengan kesadarannya.

Kemudian ada juga aksi pungut sampah, atraksi Sekolah Adiwiyata bertema lingkungan, pameran produk-produk yang berasal dari sampah seperti kompos, kerajinan daur ulang, adibusana daur ulang dan foto booth serta penandatangan komitmen semua yang hadir tentang kepedulian terhadap sampah.(adv/kominfo)
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version