x
Jelang Pidato The Fed, Rupiah Pagi Ini Dibuka Lesu di Rp14.240 per Dolar AS
Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

Jelang Pidato The Fed, Rupiah Pagi Ini Dibuka Lesu di Rp14.240 per Dolar AS

Jumat, 23 Agustus 2019, 08:41:53
JAKARTA-Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.240 per dolar AS pada perdagangan pasar spot, Jumat pagi ini. Rupiah melemah 0,01 persen dibanding penutupan, Kamis kemarin di posisi Rp14.239 per dolar AS.

Pagi ini, pergerakan mata uang utama Asia bervariasi terhadap dolar AS. Terdapat mata uang yang melemah, seperti dolar Singapura sebesar 0,01 persen, peso Filipina sebesar 0,03 persen, yen Jepang sebesar 0,08 persen, dan won Korea Selatan sebesar 0,33 persen. 

Namun, terdapat pula mata uang yang menguat, seperti dolar Hong Kong sebesar 0,03 persen, ringgit Malaysia sebesar 0,03 persen, dan baht Thailand sebesar 0,07 persen. 

Pergerakan mata uang negara maju juga bervariasi, di mana poundsterling Inggris melemah 0,07 persen. Sementara, dolar Australia menguat 0,04 persen dan euro tak bergerak melawan dolar AS.

Meski melemah tipis, Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan rupiah hari ini berpotensi menguat seiring ekspektasi pelaku pasar bahwa arah kebijakan bank sentral AS kemungkinan akan bernada dovish. 

Pidato ini cukup ditunggu lantaran bisa memberi arah kebijakan moneter AS setelah tanda-tanda resesi menghantui AS beberapa waktu belakangan.

Sinyal resesi terlihat dari imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor pendek yang lebih besar dibandingkan obligasi bertenor panjang. Kondisi yang lazim disebut inverted yield curve ini menandakan pesimisme terhadap ekonomi AS ke depan. 

Diketahui, pelaku pasar kini fokus terhadap pidato Gubernur The Fed Jerome Powell yang bertempat di Jackson Hole, Wyoming, meski risalah pertemuan The Fed yang dirilis, Kamis (22/8/2019) tidak memberi sinyal soal pelonggaran moneter yang agresif.

"Dalam perdagangan akhir pekan rupiah kemungkinan akan kembali menguat tipis sambil menunggu keputusan The Fed. Adapun, rentang rupiah hari ini di level Rp14.190 hingga Rp14.260 per dolar AS," ulas Ibrahim. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: CNNIndonesia
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version