x
Jual Saham Saratoga Rp194 Miliar, Berikut Gurita Bisnis Sandiaga Uno
Sandiaga Uno. (Foto:Detikcom)

Jual Saham Saratoga Rp194 Miliar, Berikut Gurita Bisnis Sandiaga Uno

Jumat, 05 Oktober 2018, 06:23:08
JAKARTA-Pengusaha ternama sekaligus Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengurangi kepemilikan sahamnya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Sandiaga menjual sahamnya sampai Rp 194,08 miliar. 

Menurut keterbukaan informasi, Sandi menjual sebanyak 51.400.000 lembar saham. Aksi jual saham itu dilakukan Sandi dalam 2 kali transaksi. Transaksi pertama dilakukan pada 2 Oktober 2018 dengan menjual 12.000.000 lembar saham dan 3 Oktober 2018 sebanyak 39.400.000.

Kedua transaksi dilakukan di level Rp 3.779. Jika ditotal dari saham yang dijual maka nilai transaksinya mencapai Rp 194,08 miliar. Kepemilikan saham Sandi di SRTG sebelum transaksi sebanyak 754.115.429 saham atau 27,79 persen. Setelah transaksi kepemilikannya berkurang menjadi 702.715.429 saham atau 25,9 persen.

Perusahaan yang didirikan Sandi tersebut sebenarnya menjadi alat untuk membangun gurita bisnis. Sebabm Saratoga merupakan perusahaan investasi yang fokus mendanai sejumlah sektor mulai dari konsumer, infrastruktur dan sumber daya alam (SDA).

Sandi sempat berinvestasi di bisnis maskapai penerbangan yaitu Tigerair Mandala. Sandi menghidupkan kembali PT Mandala Airlines yang berhenti terbang sejak Januari 2011, namun tak bertahan lama setelah akhirnya berhenti terbang pada 2014.

Melalui Saratoga Capital, Sandi memiliki saham di Tigerair Mandala sebesar 51 persen. Operasi Tigerair Mandala berhenti sejak 1 Juli 2014. Pada bidang konsumer, Saratoga berinvestasi di Awal Bros Hospital Group yang dimulai pad 2016, kemudian Deltomed di bidang obat-obatan herbal yang dimulai pada 2017.

Kemudian Gilang Agung Persada (GAP) dimulai tahun 2014. MGM Bosco yang bergerak di bidang cold chain logistic pada 2016 dan Mitra Pinasthika Mustika (MPM) yang dimulai tahun 2010.

Untuk sektor infrastruktur, Saratoga juga memiliki saham di Nusaraya Cipta sebuah perusahaan pengelola jalan tol yang dimulai pada 2006, kemudian Palton Energy sebuah perusahaan energi yang mulai pada 2015.

Selajutnya Tenaga Listrik Gorontalo tahun 2012, Tower Bersama Group 2004 dan Tri Wahana Universal pada 2011. Saratoga juga memiliki investasi bidang sumber daya alam (SDA), seperti Adaro Energy yang mulai 2002, Agra Energi Indonesia yang bergerak di bidang oil and gas pada 2015, Amara Plantation yang bergerak di bidang perkebunan sawit pada 2010.

Kemudian finder resources limited sebuah perusahaan pertambangan emas yang dimulai pada 2013, lalu Interra Resources oil and gas pada 2012. Ada juga pertambangan emas Merdeka Copper Gold yang mulai pada 2014, Provindent Agro yang bergerak di bidang perkebunan sawit pada 2012, Sihayo Gold pada 2012 dan Sumatera Copper Gold pada 2012.  (*)





 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Detikcom
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version