x
Kebakaran di Rohil Riau, Ayah Kabur dari Rumah, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara. (Foto:Liputan6.com)

Kebakaran di Rohil Riau, Ayah Kabur dari Rumah, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang

Kamis, 10 Oktober 2019, 06:16:02
ROKAN HILIR-Kebakaran hebat menghanguskan 13 rumah di Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Selain itu, ibu dan anak ditemukan meninggal dan menyisakan tanda tanya. 

Apalagi, suami sekaligus ayah korban, Lengkian alias Malidin harus dibawa ke polsek setempat. Rabu petang, Malidin masih berada di Polsek Bangko. Keterangannya masih dibutuhkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran maut tersebut, apakah ada unsur kesengajaan atau korsleting listrik.

"Belum berani kami menyimpulkan, apakah ada unsur kesengajaan. Status pria dimaksud masih saksi," kata Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais, Rabu sore.

Sasli menyebut, polisi masih menunggu hasil uji laboratorium dari tim forensik Medan, Sumatera Utara. Dari hasil laboratorium akan diketahui apakah kebakaran itu disengaja atau tidak.

Sasli juga belum memastikan, apakah dua korban di lokasi merupakan anak serta istri dari Malidin. Hal ini wajar karena fisik kedua korban, hangus terbakar sehingga sulit dikenali. "Perlu dilakukan penyelidikan lebih mendalam lagi, yang jelas korban kebakaran itu memang ada dua orang yang meninggal dunia," terangnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto SIK menjelaskan, Malidin diamankan warga setempat, karena terlihat keluar dari rumahnya yang terbakar. Dia berlari menjauh tanpa berusaha menolong anak dan istrinya saat kebakaran.

Malidin kemudian diserahkan warga ke personel Polsek di lokasi yang sedang memadamkan api. Malidin juga mengakui di rumah masih ada istri dan anaknya. "Saat itu, Kapolsek langsung memerintahkan anggota mencari korban. Usai api padam, ditemukan dua korban jiwa pada pukul 04.00 WIB," kata Sunarto.

Sumber Api
Data diterima Polda Riau menyebut, korban tewas adalah Lie Ciu Guat (47) dan Wiliam Wijaya (13). Keduanya tinggal satu rumah di Gang Sumatera RT 18 RW 05, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko.

Menurut warga, Tian Kang, api pertama kali muncul dari belakang rumah Malidin. Warga lainnya, Liam Tian In, ketika membuka jendela rumah juga melihat api sudah membesar di belakang rumah Malidin.

Dua warga tadi membantu pemadaman dengan peralatan seadanya. Kebakaran ini juga turut dipadamkan personel polsek dan pemadaman kebakaran dari kecamatan memakai mobil serta mesin air.

Sunarto menjelaskan, dua korban tewas kebakaran ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Pekanbaru untuk diautopsi. Petugas juga membawa sejumlah benda dari rumah Malidin ke Polsek setempat. "Untuk pemadaman sendiri hingga api mati dilakukan hingga Rabu pagi," jelas Sunarto.

Adapun 13 rumah terbakar, selain milik Malidin, dimiliki oleh Zhing A, Di Khau, Saki, O Bing, sebuah rumah ibadah bernama Kun Tok, Lim Tian In, Chuan A, Hok A, Singapote, Kam Cing, A Piau dan Pekong Hian Sin Thua. "Kerugian materil akibat kejadian ini ditaksir ratusan juta rupiah," ucap Sunarto. (*)


 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Liputan6.com
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version