x
Kekurangan ASN, Bupati Irwan Berharap Kemendagri Kirim 50 Lulusan IPDN ke Meranti
Ilustrasi ASN. (Foto:Istimewa)

Kekurangan ASN, Bupati Irwan Berharap Kemendagri Kirim 50 Lulusan IPDN ke Meranti

Kamis, 12 September 2019, 07:50:01
MERANTI-Bupati Irwan mengakui, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau masih kekurangan pegawaiaparatus sipil negara (ASN). Dia berharap, Kementerian Dalam Negeri mengirim 50 lulusan IPDN setiap tahun untuk mengabdi di Kota Sagu.

Harapan tersebut disampaikan Irwan menanggapi dua masa abdi lulusan IPDN angkatan XXIII di Kepulauan Meranti. Sesuai aturan, bagi lulusan IPDN yang sudah mengabdi selama dua tahun di daerah penempatan oleh Kemendagri boleh mengajukan pindah tugas. "Ya jangan pindah lah. Kita di Meranti kekurangan pegawai," kata Irwan.

Irwan berharap, Kemendagri mengirim 50 lulusan IPDN setiap tahunnya ke Meranti. Terutama tenaga teknis dan pertanian. "Malah kita berharap setiap tahun ada lulusan IPDN ditempatkan di Meranti minimal 50 orang," ujar Irwan.

Meski kekurangan pegawai, Irwan tetap optimis pelayanan ke masyarakat bisa diberikan dengan maksimal. "Kinerja ASN terus kita pantau. Sehingga, meski kekurangan pegawai, kita tetap bisa memberikan pelayanan yang maksimal ke masyarakat," tambah Irwan.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Drs Alizar melalui Kabid Mutasi Riki Zulkarnaen mengatakan, 12 lulusan IPDN anggkatan XXIII yang diterima 2017 silam, sudah sampai 2 tahun mengabdi di Kepulauan Meranti. Sesuai aturan, 12 lulusan IPDN itu sudah boleh mengajukan pindah ke daerah lain.

Dikatakan, teknis pemindahan pegawai itu, Meranti harus terlebih dahulu menerima surat (dari instansi tempat pegawai tersebut akan mengabdi). Namun, hingga saat ini, BKD Kepulauan Meranti belum ada menerima satu berkas terkait dengan kepindahan lulusan IPDN.

"Kalau info akan ada yang pindah, kita juga sudah dengar. Namun, hingga sekarang belum ada berkas yang kita terima," aku Riki, Kamis (12/9/2019) siang. (*)




Penulis: Syafrizal
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Humas 
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version