x
Kepri Diselimuti Asap, Jarak Pandang Memburuk, Kualitas Udara di Batam Tidak Sehat
Asap selimuti wilayah Kepri. (Foto:INews)

Kepri Diselimuti Asap, Jarak Pandang Memburuk, Kualitas Udara di Batam Tidak Sehat

Rabu, 18 September 2019, 15:42:37
BATAM-Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan, jarak pandang di wilayah Kepri terus menurun akibat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat.

"Saat ini jarak pandang mendatar (visibility) di Kepri cukup rendah, berkisar antara 2.000 sampai dengan 4.000 meter," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Suratman, Rabu (18/9/2019).

Dia meminta masyarakat lebih berhati-hat dan waspada dalam perjalanan, terutama transportasi laut. BMKG memantau jumlah titik api yang tersebar di Kepri dan sekitarnya masih banyak. 

"Melihat kondisi hotspot saat ini belum berkurang, kami mengimbau masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar mencegah jangan sampai terjadi peristiwa kebakaran hutan dan lahan baik dalam skala kecil maupun besar," ujarnya.

Dia juga mengimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok atau sampah sembarangan dan tidak membakar sampah di lahan terbuka. Sementara itu, Kepala Pos Syahbandar Sekupang, P Samosir menyatakan meski jarak pandang berkurang namun belum ada pelayaran yang dibatalkan. "Sementara ini belum ada penundaan," ujar dia.

Dikatakan, Syahbandar sudah menginformasikan ke kapten kapal mengenai kondisi asap tebal. "Kalau masih 1,5 mil masih bisa. Asap tetap nampak," tegas dia.

Udara di Batam Tidak Sehat
Sementara itu, kualitas udara di Kota Batam, Kepri dalam kategori tidak sehat, berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang dipantau pemerintah kota setempat. "ISPU sudah 170-an," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmaryadi.

Kadar udara dikatakan sehat bila ISPU di bawah 100. Sementara ISPU 100-199 dalam kategori tidak sehat, 200-299 kategori sangat tidak sehat dan di atas 300 kategori berbahaya.

Didi mengatakan, Dinkes Batam telah membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan di simpang-simpang agar terhindar dari penyakit akibat kabut asap. Sementara itu, warga Batam, Habibie mengeluhkan udara Batam yang semakin pekat. "Mata sudah mulai sakit kalau naik motor," kata dia. (*)



 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version