x
Ketua DPRD Nasaruddin Lantik Dua Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Pelalawan
Ketua DPRD Nasaruddin melantik dua PAW anggota dewan. (Foto:Istimewa)

Ketua DPRD Nasaruddin Lantik Dua Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Pelalawan

Rabu, 19 September 2018, 11:44:57
PELALAWAN-Ketua DPRD Nasaruddin secara resmi melantik dua Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Pelalawan melalui sidang paripurna istimewa, Selasa (18/9/2018). Pelantikan ditandai dengan peresmian dan pengucapan sumpah PAW dua orang anggota DPRD sisa masa jabatan tahun 2014-2019.

Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Nasarudin didampingi Wakil Ketua I Suprianto dan Wakil Ketua II Indra Kampe yang dihadiri Bupati HM Harris. Sebelum sidang dibuka, Nasarudin memimpin seluruh peserta sidang serta tamu undangan untuk mengheningkan cipta dan berdoa.

Dua anggota Pelalawan DPRD Pelalawan yang digantikan berasal dari Partai Hanura, yakni Eliman Manurung dan H. Mukhlis Ali. Keduanya meninggal dunia beberapa bulan lalu. "Kita panjatkan doa kepada saudara kita almarhum H. Mukhlis Ali dan Eliman Manurung yang sudah lebih dulu dipanggil Yang Maha Kuasa. Agar diberikan tempat yang layak," kata Nasarudin.

Sementara dua PAW anggota DPRD Pelalawan yang dilantik adalah Fahmi yang perolehan suaranya tepat berada dibawah almarhum Eliman Manurung saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 lalu untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I Pangkalan Kerinci, Bandar Seikijang dan Langgam.

Sedangkan pengganti Mukhlis Ali adalah H. Zulkifli yang perolehan suaranya terbanyak kedua pada Pileg 2014 silam dari Dapil III Kecamatan Pangkalan Lesung-Pangkalan Kuras.
 
 
Ketua DPRD Nasaruddin membacakan sumpah jabatan diikuti dua PAW anggota dewan. (Foto:Istimewa) 
 
Sesuai Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mengatur pemberhentian dan pengangkatan PAW angota dewan. Sekretariat DPRD telah meminta masukan dari Komisi Pemilihan Umum Pelalawan terkait pengganti keduanya. Kemudian diusulkan Gubernur Riau untuk menerbitkan Surat Keputusan (SK).

Tanggal 3 September 2018 lalu Gubri menetapkan nama PAW melalui SK nomor KPTS-604/IX/2018 memberhentikan H Mukhlis Ali dan mengangkat H zulkifli. Kemudian SK nomor KPTS-605/IX/2018 tentang pemberhentian Eliman Manurung dan mengangkat Fahmi sebagai penggatinya.

Setelah pembacan sumpah dan pelantikan yang dipimpin langsung Ketua Nasarudin dan didampingi pemuka agama H. Zulkifli dan Fahmi resmi menjadi anggota dewan. Keduanya langsung duduk dibangku peserta sidang paripurna istimewa sama seperti wakil rakyat lainnya. 

Paripurna istimewa itu selain dihadiri Bupati HM Harris, juga Sekdakab HT Mukhlis MSi, perwakilan KPUD, Bawaslu, kepala OPD, Ketua DPD Hanura Riau, Ketua DPC Hanura Pelalawan H. Herman Maskar MPd, Ketua Parpol, tokoh masyarakat, Irmas dan keluarga besar DPRD Pelalawan.

Tingkatkan kinerja
Sementara itu, usai pelantikan Ketua DPRD Nasaruddin berharap, kedua anggota DPRD Pelalawan yang baru dapat meningkatkan kinerja dewan. "Kita mengharapkan dengan peresmian kedua anggota dewan yang baru ini, maka kinerja DPRD dapat semakin ditingkatkan," harapnya.

Bupati HM Harris menyebut, berdasarkan UU NO 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terdiri atas Kepala Daerah dan DPRD dibantu oleh perangkat daerah. Pemerintahan daerah provinsi terdiri atas pemerintah daerah provinsi dan DPRD provinsi. Adapun pemerintah daerah kabupaten/kota terdiri atas pemerintah daerah kabupaten/kota dan DPRD kabupaten/kota. 
 
 
Ketua DPRD Nasaruddin menandatangani berita acara pelantikan dua PAW anggota dewan. (Foto:Istimewa) 
 
Dengan diresmikannya kedua anggora DPRD Pelalawan yang baru, diharapkan pemerintahan daerah dapat berjalan lebih baik. "Selamat kepada saudara Zulkifli dan saudara Fahmi," kata HM Harris.

Di sisi lain, dari lima pengajuan PAW anggota DPRD Pelalawan ke gubernur, masih ada tiga anggota yang belum ada keputusannya. Menurut Nasaruddin, proses ketiga anggota dewan lainnya masih di gubernur. 

Ketiganya adalah Faisal MSI dan Ade Irawan dari Gerindra yang di PAW akibat pindah ke PAN dan menjadi caleg PAN. Terakhir adalah Nurul Hadi dari PPP yang pindah ke PKB dan menjadi caleg PKB di pemilu 2019 mendatang.

Menurut Nasaruddin, PAW untuk tiga anggota DPRD selanjutnya menunggu keputusan gubernur. Jika putusan sudah keluar, segera diresmikan dan diambil sumpah. (Tengku Arjan)
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version