x
Kios Pedagang Pasar Raya Padang Ditempeli Stiker Negatif Covid-19, Ini Tujuannya
Pedagang di Pasar Raya Padang ditempeli stiker negatif Covid-19. (Foto:Merdeka.com)

Kios Pedagang Pasar Raya Padang Ditempeli Stiker Negatif Covid-19, Ini Tujuannya

Jumat, 05 Juni 2020, 10:31:16
PADANG-Dinas Perdagangan Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menempeli setiap kios pedagang di Pasar Raya dengan stiker bertuliskan 'pedagang ini negatif Covid-19'. 

"Benar, kami telah memasangkan lebih dari 200 stiker di setiap kios pedagang pasar raya Padang dengan tulisan pedagang ini sudah melakukan tes swab," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree H. Algamar, Jumat (5/6/2020).

Dikatakan, pemasangan stiker tersebut bertujuan untuk menghindari kekhawatiran setiap pembeli dan pedagang terhadap penularan Covid-19. Pemasangan stiker akan terus dilakukan setelah tes swab selanjutnya selesai. "Pemeriksaan tes swab di pasar raya ini merupakan bekerja sama Dinas Perdagangan dengan Dinas Kesehatan Kota Padang," ujarnya.

Dijelaskan, berdasarkan hasil tes swab dari laboratorium Unand tersebut para pedagang yang positif Covid-19 akan dikarantina sesuai standar kesehatan. Kemudian pedagang yang hasil swabnya negatif akan tempelkan stiker di kios mereka masing-masing.

Andre juga menyebut, dari 1.772 orang yang sudah melakukan tes swab di pasar raya Padang, hampir 70 sampai 80 persen hasil tes swab para pedagang negatif Covid-19. Bahkan juga terdapat 80 orang yang sudah sembuh.

Dia berharap, banyaknya pedagang yang mengikuti tes swab, akan semakin cepat diketahui jumlah yang positif dan negatif. Sehingga dapat memutus mata rantai pademi Covid-19.

"Rencananya kami akan melakukan 2000 tes swab di pasar raya Padang, saat ini kami masih sedang mengumpulkan data dan akan melakukan tes swab berikutnya sampai akhir bulan ini. Saya berharap dengan adanya tes swab ini dapat memutuskan klaster Covid-19 di pasar raya Padang," ulasnya.

Sementara itu, seorang pedagang sembako di pasar raya Padang Silma (40) mengaku, dirinya dan sang suami telah melakukan tes swab hidung dan tenggorokan yang diadakan Dinas Perdagangan bersama Dinas Kesehatan Kota Padang di pasar raya beberapa waktu lalu.

"Alhamdulillah hasilnya negatif Covid-19 dan kios kami juga sudah ditempelkan stiker," ujarnya.

Kendati demikian, Silma mengeluhkan sampai saat ini kiosnya masih sepi pembeli. Hal itu disebabkan sejak ditetapkannya pasar raya sebagai klaster terbanyak penyebaran Covid-19. "Sejak itu pembeli sangat sepi, bahkan nyaris tidak ada jual beli sama sekali," tukasnya. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version