x
KPK Sita Berbagai Dokumen Pasca Penggeledahan Sejumlah Tempat di Kepri
Gubernur Nurdin Basirun kini ditahan KPK. (Foto:Istimewa)

KPK Sita Berbagai Dokumen Pasca Penggeledahan Sejumlah Tempat di Kepri

Rabu, 24 Juli 2019, 07:31:23
TANGJUNG PINANG-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menyita berbagai dokumen pasca penggeledahan di sejumlah lokasi di Kepulauan Riau (Kepri). Dokumen yang disita, berkaitan dengan penyidikan kasus suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Nurdin Basirun.

"Dari sembilan lokasi itu yang cukup banyak kami temukan adalah dokumen-dokumen yang terkait dengan proses perizinan di sana," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa (23/7/2019).

Febri merincikan, sembilan dari tempat yang digeledah hari ini, yaitu empat lokasi di Kota Batam terdiri dari tiga rumah swasta dan satu rumah pejabat protokol Gubernur Kepri.

Kemudian di Tanjung Pinang ada 4 lokasi, yakni kantor Dinas Perhubungan, rumah pribadi tersangka Kepala Bidang Perikanan Tangkap Kepri Budi Hartono, kantor Dinas Lingkungan Hidup, dan kantor Dinas ESDM.

Selanjutnya di Kabupaten Karimun, rumah pribadi Nurdin selaku Gubernur Kepri. Dokumen yang disita itu dipastikan berkaitan dengan tahapan-tahapan izin prinsip reklamasi di Kepri. "Jadi, kemungkinan ada beberapa dokumen-dokumen atau bukti-bukti yang sudah kami dapatkan dari proses penggeledahan itu akan diklarifikasi lebih lanjut pada saksi-saksi," urai Febri.

Febri menambahkan, penyidik telah mengagendakan pemeriksaan terhadap delapan saksi dalam kasus ini. Mereka yang diperiksa dari unsur pejabat dan pihak swasta. "Delapan saksi yang akan diperiksa besok, ada yang dari pejabat setempat dan juga dari swasta," kata Febri.

Diketahui, KPK menetapkan Nurdin sebagai tersangka penerima suap bersama dua pihak lain, yakni Edy Sofyan dan Budi Hartono. Adapun Abu Bakar ditetapkan sebagai pemberi suap.

Keempatnya diduga terlibat praktik rasuah terkait izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepri Tahun 2018-2019. Nurdin cs diduga menerima suap secara bertahap. Selain suap, Nurdin yang merupakan Politikus Partai NasDem juga dijerat KPK dengan kasus gratifikasi. (*)




 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Viva.co.id
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version