x
Kritisi Kinerja LAM Riau, Suhaili Minta Aturan dan Hukum Adat Difungsikan
Balai Adat Melayu Riau. (Foto: Istimewa)

Kritisi Kinerja LAM Riau, Suhaili Minta Aturan dan Hukum Adat Difungsikan

Selasa, 13 Maret 2018, 10:31:24
PEKANBARU-Sejauh ini, keberadaan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) sebagai tempat berkumpulnya para datuk yang dihormati dan diharapkan dapat memberi pembinaan dan teladan bagi masyarakat Melayu Riau, masih dipertanyakan. LAM dinilai sibuk dengan adegan dan prosesi yang lebih bersifat seremoni tanpa melakukan edukasi kepada anak kemenakan.

"Apa itu adat, aturan dan hukum, bukan budaya. Budaya itu bukan aturan, bukan hukum," kata Datuk Suhaili Husain, Ketua Lembaga Tinggi Adat RI kepada FokusRiau.Com mengkritisi keberadaan LAMR, beberapa waktu lalu. 

Suhaili mengingatkan sebuah pepatah adat yang mengatakan Tali berpilin tiga, itu maknanya sangat mendasar dalam menjalankan sebuah pemerintahan. Di mana ada agama dengan ulama-ulamanya, adat dengan tokoh-tokoh adatnya serta pemerintah.

"Sekarang apa perangkat adat yang telah mereka jalankan, apa aturan adat yang telah mereka laksanakan. Yang kita tekankan itu adat, sesuai namanya, lembaga adat, bukan budaya," tegas Suhaili yang pernah menjadi Wakil Ketua LAMR ini.

Ditegaskan, LAMR agar memfungsikan aturan hukum adat yang ada di negeri sendiri, bukan justru melakukan study banding ke Malaysia atau ke Brunei Darussalam. Ini menurutnya hal yang salah.

Ada banyak perbuatan yang jika menurut aturan adat telah melanggar. Sebut saja perempuan-perempuan masa kini yang keluar rumah mempertontonkan auratnya. "Bukankah seharusnya bisa dikeluarkan peraturan adat, perempuan tidak boleh keluar rumah menggunakan celana pendek," tegas Suhaili. 

Bahkan, polisi adat yang dibentuk LAMR beberapa waktu lalu, seakan hanya lips service saja, tanpa ada tindakan nyata. "Namanya saja lembaga adat, tapi yang dikedepankan budaya. Tutup saja LAMR ini jika tidak bisa memfungsikan adatnya," tegas Suhaili. (andi affandi)
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version