x
Menyeberang ke PAN, Atribut Syamsuar Dicopot dari Kantor Golkar Siak

Menyeberang ke PAN, Atribut Syamsuar Dicopot dari Kantor Golkar Siak

Jumat, 12 Januari 2018
SIAK-Sikap Syamsuar memilih tetap maju sebagai calon Gubernur Riau bersama Edy Natar menggunakan perahu PAN, PKS dan Nasdem, menuai reaksi dari Partai Golkar. Selain mengganti posisi Syamsuar sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Siak, Kamis kemarin, sejumlah kader Golkar Siak mencopot atribut Syamsuar yang terpasang di kantor tersebut.

Tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk bagian dari tertib organisasi. Sebab, dengan mendaftarnya Syamsuar-Edy Nasution ke KPU Riau tanpa Partai Golkar dan memilih menjadi kader PAN, otomotis seluruh atribut Syamsuar harus dicopot dari Kantor Golkar Siak.

"Ini menjadi hal biasa, karena Pak Syamsuar tidak menggunakan Golkar untuk maju di Pilgubri. Sementara Golkar mendukung Ketua DPD I Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno untuk maju," kata Wakil Ketua Bagian Hukum dan HAM DPD II Golkar Siak Juwana kepada wartawan, kemarin saat mencopot atribut Syamsuar.

Dikatakan, selain itu dengan telah diterimanya Kartu Tanda Anggota (KTA) oleh Syamsuar dari partai lain, otomatis hak anggotanya dari Golkar menjadi gugur. "Ini berarti seluruh atribut partai Golkar yang ada di Siak harus digunakan untuk pemenangan pasangan Andi Rachman-Suyatno. Bukan kepada calon lainnya," tukasnya.

Begitu juga dengan seluruh pengurus dan Kader Golkar Siak, menurut Juwana dikutip FokusRiau.Com dari riaubook, mulai dari DPD II Golkar Siak, pengurus Kecamatan, pengurus Kampung/kelurahan, organisasi pendiri dan didirikan seperti Soksi, Kosgoro, AMPG, HWK, Al-Hidayah dan KPPG tentunya harus bersama-sama bergerak untuk memenangkan pasangan calon yang diusung Golkar.

"Semua kader tidak boleh melanggar aturan Partai, harus ikut rule of the game atau aturan main yang sudah ditetapkan DPP Golkar," ujar Juwana. (andi affandi)
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version