x
Paripurna DPRD Kampar Sahkan Perda APBD Tahun Anggaran 2019
Bupati Aziz Zainal didampingi wabup tiba di ruang rapat paripurna. (Foto:Istimewa)

Paripurna DPRD Kampar Sahkan Perda APBD Tahun Anggaran 2019

Selasa, 27 November 2018, 17:46:45
KAMPAR-Setelah melalui proses dan pembahasan panjang mulai tingkat komisi dan fraksi DPRD Kampar, dilanjutkan dengan penyampaian pandangan Badan Anggaran DPRD Kampar melalui Juru bicara Zulfan Azmi ST, MT, paripurna DPRD akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2019 menjadi Peraturan Daerah APBD tahun 2019.

Pengesahan dihadiri Bupati Azis Zaenal, Wakil Bupati Catur dan sejumlah pejabat. Sebelumnya, dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi di DPRD Kampar dan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi DPRD Kampar, Selasa (25/9/2018) sore dan malam, Aziz Zainal tidak hadir dan hanya diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri. 

Bupati dalam sambutannya usai pengesahan mengatakan, perubahan APBD tahun 2018 merupakan penganggaran tahun pertama dalam pelaksanaan RPJMD tahun 2017-2022, berbagai langkah dan upaya terus dilakukan guna pencapaian visi dan misi daerah kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Upaya ini tentu tidak terlepas dari dukungan semua pihak, melalui proses perencanaan serta sinergisitas dengan rencana pembangunan nasional dan skala prioritas pembangunan Provinsi Riau," kata Azis. 
 
 
Bupati Aziz Zainal didampingi wabup dan Ketua DPRD Kampar mengikuti rapat paripurna. (Foto:Istimewa) 

Di hadapan Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD dan seluruh anggota DPRD Kampar, Bupati berharap, kegiatan pembangunan tahun ini dapat dilaksanakan dengan baik dan maksimal serta menjadi pijakan untuk pelaksanaan kegiatan tahun-tahun berikutnya. 

“Jika kita perhatikan komposisi perubahan APBD Tahun 2018, maka akan terlihat pada pos pendapatan daerah terdapat perubahan pendapatan daerah pada komposisi penerima, hampir pada semua pos penerima," ucap Azis. 

Sedangkan pada belanja daerah lanjut bupati, terdapat beberapa penambahan dan pengurangan baik pada belanja tidak langsung maupun belanja langsung seperti yang telah dibacakan oleh Banggar. Karena itu, anggaran yang tertuang dalam Pprubahan APBD ini adalah kegiatan yang harus dapat diselesaikan sampai akhir Desember 2018. 

“Untuk itu, kepala OPD diharapkan segera melaksanakan langkah percepatan penyelesaian proyek, baik administrasi maupun fisik. Sehingga kegiatan tahun anggaran tahun 2018 ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang direncanakan," imbaunya. 

 
Bupati Aziz Zainal. (Foto:Istimewa) 

Dijelaskan, dengan diselesaikan dan disetujuinya perubahan APBD sesuai pasal 111 Permendagri Nomor 13 tahun 2006 ayat 1 menyatakan, Rancangan Perubahan Daerah tentang APBD yang telah disetujui bersama DPRD dan Rancangan Perauturan Bupati tentang penjabaran APBD sebelum ditetapkan oleh bupati paling lambat tiga hari kerja disampaikan kepada gubernur, dalam hal ini adalah Gubernur Provinsi Riau untuk dievaluasi. 

Penyampaian Ranperda diikuti penyampaian beberapa dokumen lainnya, yaitu persetujuan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD, dokumen KUA-PPAS yang telah disepakati, risalah sidang, nota keuangan dan pidato Bupati.

“Mengingat singkatnya batas waktu penyampaian dokumen-dokumen ini, saya bermohon dan menghimbau agar TAPD dapat segera menyediakan dan mengumpulkan dokumen dimaksud di atas,” harap Bupati 

Terakhir, Bupati mengucapkan terima kasih kepada Ketua, Wakil Ketua dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kampar serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar yang secara bersama-sama telah menyelesaikan rangkaian Sidang Paripurna ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. 

 
Bupati Aziz Zainal menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD yang sudah bekerja keras bersama OPD Pemkab Kampar menyelesaikan pembahasan APBD 2019. (Foto:Istimewa) 
 
“Semoga pengorbanan waktu dan pemikiran selama proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD Kabupaten Kampar tahun 2018 ini, mulai dari KUA-PPAS hingga pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD sampai dengan laporan Badan Anggaran yang telah dilaporkan dan disahkan akan menjadi amal sholeh dan dapat balasan dari Allah SWT," pungkasnya

Sebelumnya, Juru Bicara tim Banggar DPRD Kampar Zulfan Azmi menyampaikan, pembahasan telah melalui pada berbagai proses mulai dari pembahasan pada tingkat Fraksi, Komisi dan terakhir oleh tim Badan Anggaran DPRD Kampar bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.

Sesuai aturan yang berlaku, Banggar memiliki peran untuk memberikan saran dan masukan terhadap Anggaran yang di jalankan secara efektif dan efisien, berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan oleh Banggar DPRD Kampar maka dapat didsampaikan bahwa pendapatan pada APBD TA 2019 sebesar Rp2,5 triliun yang berasal dari Dana Perimbangan, Pendapatan Asli Daerah dan lain-lain pendapatan yang sah.

Sedangkan untuk belanja sebesar Rp2,5 triliun yang diperuntukkan bagi belanja langsung dan tidak langsung dan diperuntukkan untuk belanja pegawai dan belanja Pembangunan. Kita berharap pengelolaan keuangan dapat dijalankan dengan efektif dan efisien sertadapat mencapai sarsaran yang telah ditetapkan,” ujar Zulfan.
 
Sambutan Bupati Aziz Zainal saat rapat paripurna. (Foto:Istimewa) 
 
Zulfan menyebut, untuk penganggaran selanjutnya Pemerintah Daerah dapat memperhatikan Pembanguan di sektor Infrastruktur, Pendidikan maupun kesehatan, pembangunan yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (diskominfo kampar)
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version