x
Pasca Kerusuhan di Rutan Siak, Ketua DPRD Indra Gunawan Apresiasi Kinerja Kepolisian dan Damkar
Ketua DPRD Siak Indra Gunawan. (Foto:Istimewa)

Pasca Kerusuhan di Rutan Siak, Ketua DPRD Indra Gunawan Apresiasi Kinerja Kepolisian dan Damkar

Senin, 13 Mei 2019, 15:02:42
SIAK-Ketua DPRD Kabupaten Siak, Riau, Indra Gunawan SE mengapresiasi kinerja kepolisian dalam mengatasi persoalan kerusuhan dan kebakaran Rutan Klas IIB Siak Sri Indrapura, Sabtu dini hari lalu. Apresiasi juga diberikan kepada Kapolda Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo yang bereaksi cepat dengan langsung meninjau Rutan Siak usai kejadian.

"Saya sampaikan apresiasi tidak terhingga kepada Bapak Kapolda, Kapolres dan jajaran yang sudah memberikan atensi dan bekerja maksimal. Sehingga dengan cepat, suasana mencekam pasca kerusuhan dapat dikendalikan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa," kata Indra Gunawan, Senin (13/5/2019) di Siak.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kapolres AKBP Ahmad David SIK yang berhasil meredam suasana dan memastikan suasana kondusif di masyarakat Siak. "Awalnya kondisi Rutan Siak mencekam dengan kerusuhan dan kebakaran Rutan. Apalagi ada puluhan napi kabur. Namun dalam beberapa jam, suasana bisa dikendalikan di bawah kendali Kapolres," urainya.

"Saya mewakili masyarakat Siak juga menyampaikan terima kasih kepada personil Damkar Siak yang begitu cekatan melaksanakan tugasnya meredam api tidak meluas.

Sebagai informasi, Rutan Siak, Sabtu dini hari terbakar. Kebakaran diduga dipicu tindak kekerasan petugas di dalam rutan terhadap sejumlah tahanan. Kapolda Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengungkap, kejadian berawal dari kegiatan inspeksi yang dilakukan petugas Rutan terhadap tahanan narkoba. 

"Kemudian ditemukan penggunaan narkoba, penyidik polres turun, kemudian ada masalah," ujar Widodo, Sabtu pagi. 

Dikatakan, setelah penemuan tersebut, ada indikasi muncul perlakuan tidak mengenakan dari aparat internal rutan saat itu. Sehingga, akhirnya memicu kerusuhan. "Ada indikasi aparat internal yang buat mereka (tahanan) protes keras. Kita akan selidiki hal yang akhirnya menimbulkan kejadian ini," ungkapnya. 

Saat ini, sejumlah saksi sedang diperiksa polisi. Kondisi rutan yang terbakar di bagian depan tidak bisa digunakan lagi. "Alhamdulillah, tidak ditemukan korban jiwa," tambahnya. 

Sementara itu, sebagian dari tahanan yang kabur saat kejadian sekarang sudah diamankan. Saat ini, Polres Siak dan petugas Kementerian Hukum dan HAM masih menghitung kembali jumlah napi yang ada di dalam rutan tersebut. "Jumlahnya 648 orang. Tadi sudah diamankan 110 orang. Sekarang sedang pengecekan dan negosiasi dan belum tahu totalnya," ujarnya.

"110 napi dan tahanan sudah dalam pengawasan kita. Masih ada yang tersisa di dalam Rutan. Nanti kita cek dan hitung jumlah yang ada," ujar kapolda.

Para napi yang berada dalam pengawasan polisi dievakuasi ke gedung Tengku Maharatu di depan Istana Siak. Mereka didudukkan dan diawasi ketat aparat kepolisian. (*)








Penulis: Satria Donald
Editor: Boy Surya Hamta
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version