x
Pemkab Pelalawan Riau Larang Mudik, Kenduri, Ziarah Kubur dan Balimau Kasai
Ilustrasi balimau kasai. (Foto:Istimewa)

Pemkab Pelalawan Riau Larang Mudik, Kenduri, Ziarah Kubur dan Balimau Kasai

Rabu, 22 April 2020, 14:40:29
PELALAWAN-Bupati HM Harris mengeluarkan Surat Edaran terkait kegiatan selama Ramadan 1441 Hijriah kepada seluruh masyarakat, pegawai dan stakeholder, Rabu (22/4/2020).

SE nomor: 40/SE/2020 itu ditandatangani langsung Bupati HM Harris dan telah disebar ke seluruh instansi dan kelompok masyarakat. Dalam SE itu menegaskan kegiatan yang boleh dilakukan dan yang dilarang selama bulan puasa.

Tradisi-tradisi yang dilaksanakan pada bulan puasa dan lebaran tahun-tahun sebelumnya juga dikurangi.

"Untuk masyarakat, khususnya kaum muslimin dan muslimat untuk tidak melaksanakan aktivitas mudik atau pulang kampung,” ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pelalawan H Akmamul Hadi, Rabu (22/4/2020).

“Ini sudah jelas dilarang Pak Presiden dari pemerintah pusat," imbuhnya.

Selain itu, tradisi menyambut bulan puasa seperti kenduri, ziarah kubur, hingga mandi balimau juga diminta untuk tidak dilaksanakan di tengah wabah covid-19. Cukup dengan membersihkan diri dari kotoran, noda, dan dosa menyambut bulan penuh berkah ini.

Termasuk meningkatkan ibadah sosial, memperbanyak infaq, sadaqah dan membayar zakat dalam mewujudkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan. Pengurus masjid dan musala diminta tetap mempedomani imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pelalawan nomor: 35/MUI-KP/IV/2020.

Tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan kegiatan di rumah seperti menuntaskan pelajaran sekolah dan tilawah Alquran bagi para remaja serta pemuda.

Di sisi lain, aparat hukum diminta mencegah dan memberantas perjudian serta tempat-tempat maksiat yang meresahkan masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah.

Pengawasan terhadap mobilitas masyarakat dan mensosialisasikan setiap imbauan yang ada. "Pemilik rumah makan dan restoran juga diminta menjaga ketertiban dan menghormati saudara-saudara yang sedang berpuasa dengan menutup kedai atau warungnya pada siang hari," ujar Akmamul Hadi. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version