x
Polda Riau Tangkap Tiga Orang Berikut 10 Kg Sabu dan 15.940 Butir Ekstasi
Polda Riau menangkap tiga pengedar narkoba. (Foto:Rtc)

Polda Riau Tangkap Tiga Orang Berikut 10 Kg Sabu dan 15.940 Butir Ekstasi

Selasa, 16 Juli 2019, 15:38:19
PEKANBARU-Tim khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau mengungkap kasus narkoba dengan barang bukti 10 kg sabu dan 15.940 butir pil ekstasi dengan nilai diperkirakan belasan miliar rupiah.

Bersama narkoba tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka, masing-masing berinisial D, A dan BD.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Suhirman saat ditanyai tentang estimasi rupiah dari barang bukti tersebut menyebut kalau baranh haram tersebut tak bernilai. “Ini tidak ada nilainya, hanya merusak manusia dan generasi muda,” ungkap Kombes Suhirman.

Dari pengungkapan tersebut bisa menyelamatkan puluhan ribu jiwa generasi muda. “Dari pengungkapan ini, sabu sebanyak 10 kg bisa menyelamatkan sekitar 50.000 jiwa. Dan ekstasi 15.940 bisa menyelamatkan 15.940 orang,” tukasnya.

Diuraikan, modus operandi tersangka menunggu kiriman barang haram tersebut dari Malaysia, di pinggir pantai Bengkalis.

Sebelumnya, tiga orang sindikat pengedar narkoba ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Dalam pengungkapan ini, petugas menyita barang bukti narkotika, di antaranya 10 kilogram jenis sabu dan 15.940 butir pil ekstasi.

Ketiganya yang diduga kuat merupakan jaringan internasional asal Malaysia ini, ditangkap di dua lokasi berbeda. Yaitu di Kabupaten Bengkalis dan Kota Pekanbaru.

Kombes Pol Suhirman merinci, pengungkapan tindak pidana barang haram ini dilakukan dua kali. Pertama 3 Juli 2019 dan hasil pengembangan pada 12 Juli 2019. “Seluruhnya (pelaku) merupakan jaringan internasional. Dari Malaysia, Pekanbaru, dan sebagian tujuannya adalah ke Palembang,” ujarnya saat ekspos kasus, Selasa (16/7/2019).

Ketiga tersangka merupakan satu kelompok atau jaringan. Saat ini polisi sedang memburu tersangka lainnya. “Untuk tersangka yang diatasnya lagi tidak saya sebutkan dulu, saya katakan dia tetap dalam pengejaran kami, identitasnya sudah kita ketahui,” tegasnya.

Sehari-hari, tersangka ada yang berprofesi sebagai kuli bangunan dan pekerja bengkel. “Untuk tersangka D, ini yang keempat kali. Sedangkan tersangka A dan BB masing-masing satu kali,” ulasnya. (*)



 
 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version