x
PWI Goes To School di Tualang Siak Diwarnai Beragam Pertanyaan Peserta
Panitia menyerahkan cenderamata kepada narasumber. (Foto:Istimewa)

PWI Goes To School di Tualang Siak Diwarnai Beragam Pertanyaan Peserta

Kamis, 13 Desember 2018, 20:42:13
SIAK-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak, menggelar PWI Goes To School di Kecamatan Tualang. Kegiatan ini merupakan yang ketiga kali sejak di Launching bulan lalu.

Acara berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Tualang, Kamis (13/12/2018) dan dihadiri seratusan siswa terdiri dari 13 utusan SMA sederajat di Tualang. Hadir juga Camat Tualang diwakili Kasi Trantip Rudi Vivi Hendri, Kanit Reskrim Polsek Tualang AKP Musa Sebrani, Danramil Tualang, Kepala SMA Negeri 1 Tualang Heri Yulindo dan perusahaan di Tualang.

Plt. Ketua PWI Siak Soleman Sihotang mengatakan, dengan antusias siswa mengikuti kegiatan itu menjadi motivasi bagi PWI Siak kedepan untuk melakukan kegiatan yang sama dan lebih ditingkatkan lagi.

“Kita melihat antusias siswa tadi dalam mengikuti kegiatan, dan dibuktikan denga banyak siswa yang ingin tahu tentang media. Tentu kita termotivasi dengan acara kita lakukan untk kedepannya,” kata Soleman.

Selain itu, soleman juga meminta kepada semua pihak untuk mendukung kegiatan yang dilakukan PWI Siak itu. “Diharapkan adanya kebersamaan Stakeholder dengan media, bisa menelurkan generasi-generasi yang cerdas,” kata Soleman.

Dikatakan, paling tidak sebagai dasar dalam menyikapi suatu persoalan, apalagi dengan Hoaks. Karena Hoaks atau berita bohong ini akan berdampak pada terpecahnya persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita hari ini, melihat kondisi terutama di media sosial sangat mengkhawatirkan, anak-anak yang mulai yang tahu dunia digital sudah terkontaminasi dan terkonsumsi dengan hal-hal yang Hoaks, seperti ujaran kebencian, fitnah, dan lainnya,” katanya.

Kepala SMA Negeri 1 Tualang Heri Yulindo mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PWI Siak ini sangat positif, karena banyak hal-hal yang baru diketahui setelah kegiatan ini.

“Seperti baru kita ketahui tadi, bagaimana membedakan media yang profesional dengan media yang tanda kutip abal-abal, selain itu kita juga mengetahui bagaimana cara membedakan berita Hoaks dengan berita asli,” terang mantan Kepsek SMA Negeri 1 Sabak Auh itu.

Sebelum akhir acara, panitia menyediakan Door Price kepada peserta yang bertanya dengan pertanyaan terbaik yang mengarah kepada tema kegiatan. (rilis)
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version