x
Remaja 15 Tahun Ini Selamatkan Adiknya Saat Diterkam Buaya, Begini Aksi Heroiknya
Haina memperoleh perawatan usai gigitan buaya buas. (Foto:ViralPress)

Remaja 15 Tahun Ini Selamatkan Adiknya Saat Diterkam Buaya, Begini Aksi Heroiknya

Minggu, 17 November 2019, 14:18:19
PEKANBARU-Seorang kakak harus berjuang keras untuk menyalamatkan adiknya dari gigitan buaya. Dia adalah Hashim, remaja pemberani yang berjuang melawan buaya demi menyelamatkan nyawa adik perempuannya.

Hasim berusaha menyelamatkan sang adik yang diserang dan diterkam buaya di sungai. Dilansir Dailymail, buaya itu diketahui mencoba menyeret Haina Lisa Jose Habi (12) saat berjalan di atas jembatan bambu kecil bersama saudaranya, Hashim (15) untuk menyeberangi anak sungai di Palawan, Filipina Selatan, Jumat (8/11/2019) lalu.

Ketika Hashim sampai di tepi sungai, seekor buaya dengan panjang 14 kaki atau 4,2 meter melompat dari sungai dan menyerang Haina. Haina berteriak ketika buaya tersebut menggigit betis kanannya dan mencoba untuk menyeretnya ke sungai.

Haina sempat pingsan ketika buaya tersebut menarik kakinya melalui celah jembatan bambu buatan tangan itu. Namun kakaknya yang pemberani bergegas mendekat dan melemparkan batu ke arah binatang buas tersebut.

Kemudian sang kakak, Hashim, menarik adiknya ke arah tepi sungai. Akibat insiden tersebut, Haina menderita luka gigitan yang cukup dalam di betis bagian kanannya. Dia dilarikan ke RS Balabac untuk mencapatkan perawatan medis.

Menurut laporan media setempat, kini kondisi Haina sudah stabil. polisi menyebut, anak perempuan ini tak menyangka dia akan selamat. “Buaya itu lebih besar dari saya. Saya sangat takut. Saya panik dan menangis. Saya melihat giginya dan di dalam mulutnya,” ujar Haina.

Haina juga menceritakan bagaimana sang kakak menyelamatkan hidupnya. “Aku menjerit dan Hashim membantuku. Dia melemparkan batu ke buaya dan menarikku menjauh dari itu (buaya). Aku sangat mencintainya (Hashim). Dia menyelamatkan hidupku,” tambahnya.

Sebelum menyadari adiknya digigit buaya, Hasim mengira Haina hanya jatuh. “Aku menyeberangi jembatan dulu. Ketika saya melihat ke belakang, saya pikir dia hanya jatuh. Tapi kemudian saya melihat kepala buaya. Adik perempuan saya tergantung di jembatan, lalu saya meraihnya,” ulas Hashim.

Kini kepolisian Kota Blabac sedang mencari binatang tersebut sebelum memakan korban lagi. Letnan Kolonel Socrates Faltado memperingatkan masyarakat sekitar untuk lebih berhati-hati saat menyeberangi sungai dan aliran air.

“Buaya itu merupakan ancaman bagi masyarakat. Gadis muda itu beruntung bisa melarikan diri berkat keberanian kakak laki-lakinya,” kata Socrates Faltado. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version