x
Saat Penyerahan SK Pemecatan, 17 ASN Pemkab Pelalawan yang Terjerat Korupsi Tak Datang

Saat Penyerahan SK Pemecatan, 17 ASN Pemkab Pelalawan yang Terjerat Korupsi Tak Datang

Jumat, 08 Februari 2019, 16:43:17
PELALAWAN-Pemkab Pelalawan sudah menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemecatan 17 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat kasus korupsi, Jumat (8/2/2019) di kantor Inspektorat. Prosesi penyerahan SK tersebut tanpa kehadiran para ASN bersangkutan.

Penyerahan SK pemecatan ASN tersebut juga dihadiri Sekdakab Pelalawan Tengku Mukhlis dan Kepala Inspektorat Irsyad. Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana sudah meneken surat keputusan bersama terkait pemecatan 2.357 ASN di seluruh Indonesia.

Ada 17 ASN di Pemkab Pelalawan yang terkena kasus korupsi. Baik yang sudah selesai menjalani hukuman maupun yang sedang menjalani. Penyerahan SK pemecatan tersebut merupakan tindak lanjut SKB tiga menteri tersebut.

Dalam penyerahan ini, Pemkab Pelalawan tidak langsung menyerahkan kepada 17 ASN tersebut. Namun ke organisasi perangkat daerah (OPD) di mana ASN tersebut bernaung. "Ngak ada (17 ASN) yang hadir. Diwakilkan semua, " kata Camat Ukui Amri, Jumat (8/2/2019).

Amri sendiri hadir dalam acara tersebut sebagai perwakilan untuk menerima surat pemecatan. Menurutnya, ada bawahannya yang juga termasuk dari 17 ASN tersebut. "Saya mewakili. Kebutuhan di kecamatan saya ada satu orang (ari 17 ASN)," ucapnya.

Dia juga melihat yang lain juga diwakilkan. Sehingga tidak ada 17 ASN yang terlibat korupsi tersebut hadir dalam acara. "Semua diwakilkan. Dinas Pendidikan juga diwakilkan," ucapnya.

ASN yang tersangkut korupsi di Pemkab Pelalawan berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Seperti Dinas Pendidikan diperkirakan sekitar 7 ASN terjerat korupsi. Ada juga di Dinas Kesehatan, PU dan lainnya.

Januari lalu, Bupati HM Harris sudah menandatangan SK pemecatan tersebut. Namun baru bulan Februari ini SK tersebut diserahkan. (*)






Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version