x
Seriusnya Pemkab Rohil Carikan Solusi Atasi Banjir dan Perhatikan Nasib Korban
Bupati Suyatno memberikan bantuan bagi korban banjir. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

Seriusnya Pemkab Rohil Carikan Solusi Atasi Banjir dan Perhatikan Nasib Korban

Rabu, 05 Desember 2018, 16:08:25
ROKAN HILIR-Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus berupaya memberikan perhatian serius dan kepedulian terhadap korban banjir. Sebab, persoalan banjir akan memberikan dampak dan merugikan masyarakat.

Keseriusan menangani korban banjir di beberapa wilayah tersebut dibuktikan dengan kunjungan Bupati Suyatno, Wakil Bupati Jamiluddin, Sekdakan dan kepala OPD terkait untuk memantau kondisi masyarakat yang terdampak banjir. 

Saat mengunjungi korban banjir di Kecamatan Pekaitan, Bupati Suyatno tak hanya sekedar meninjau lokasi dan bertemu korban banjir, namun juga langsung menyerahkan bantuan.

"Ada enam ton beras, 1.000 kotak mie instan, 1.000 papan telur ayam dan makanan siap saji kita berikan. Ini semua bantuan kita serahkan kepada pak Camat, beliau nanti yang mengatur empat Kepenghuluan ini yang terdampak banjir. Soal beras tidak ada masalah, nanti kalau kurang kita tambah lagi. Tapi untuk sementara waktu ini dulu," kata Suyatno saat itu.

Selain itu, bentuk kepedulian Pemkab Rohil ditunjukan dengan membuka posko pengungsian di empat Kepenghuluan di Kecamatan Pekaitan. Kepenghuluan tersebut adalah Rokan Baru sebanyak 1.793 jiwa, Rokan Baru Pesisir 564 jiwa, Karya Mulyo Sari 1.258 jiwa, dan Teluk Bano 437 jiwa.

"Saya tadi komunikasi dengan warga masyarakat dan menyampaikan kepada saya bahwa sejak tahun 80 Pekaitan tidak pernah banjir. Kalaupun banjir tidak sampai mengungsi. Tahun ini terjadi pengungsian yang luar biasa, ya disepanjang jalan ada tenda-tenda tempat warga kita yang mengungsi," tutur bupati.

Bupati mengatakan, meskipun curah hujan sangat tinggi menjadi penyebab banjir, namun pemerintah sudah mencari akar permasalahannya. "Ada beberapa titik sungai yang mungkin tersumbat dan hari ini kita minta bantuan PT. Jatim untuk membongkar kembali sungai-sungai yang tersumbat tersebut. Itu salah satu upaya-upaya kita mengurangi potensi terjadinya banjir," ujar Suyatno. 

Selain itu, Pemkab Rohil juga membuka posko pelayanan dan melaksanakan penyuluhan kesehatan terhadap kerentanan penyakit yang diakibatkan kondisi banjir. Bupati mengatakan, meskipun saat ini curah hujan sangat tinggi, namun ia menegaskan sudah mencari akar permasalahannya.

"Ada beberapa titik sungai yang mungkin tersumbat dan hari ini kita minta bantuan PT. Jatim untuk membongkar kembali sungai-sungai yang tersumbat tersebut. Itu salah satu upaya-upaya kita," tukasnya.

Di sisi lain, Pemkab Rohil juga menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir yang ada di dua kepenghuluan dan dua Kelurahan yang ada di Kecamatan Rantau kopar. Sembako tersebut diserahkan langsung Sekretaris Daerah Rohil Surya Arfan MSI didampingi Tim Penggerak PKK Hj Mardelena Surya Arfan.
 
 
Pemkab Rohil membuka posko pengungsian dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat korban banjir. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
Menurut Sekda, banjir terjadi akibat luapan air sungai dan merendam sekitar 100 kepala keluarga dari 1.780 penduduk di Kecamatan Rantau Kopar. Menurutnya, banjir yang terjadi merupakan dampak dari tingginya curah hujan yang membuat sungai meluap.

Bantuan di Kecamatan Pujud
Sementara itu, pemkab juga menyerahkan bantuan sembako untuk warga yang terendam banjir di Kecamatan Pujud, Kepenghuluan Ulak kemahang dan Air Hitam. Bantuandiberikan kepada korban di pasar Senin Pinggiran Sungai Batang Kumu, Kecamatan Pujud.

Bantuan diserahkan Wakil Bupati Jamiluddin didampingi Kepala BPBD dan Dinas Sosial dan diterima Camat Pujud Hasyim serta dihadiri penghulu Ulak Kemahang dan Air Hitam. Jamiluddin menyebut, karena jalan darat menuju ke lokasi korban banjir putus dan susah dilalui, warga terpaksa harus menggunakan transportasi air.

Sementara itu bantuan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Rokan Hilir kepada korban banjir, diantaranya mie instant sebanyak 200 kotak, telur ayam 200 papan serta beras 7 ton atau sekitar 425 kilogram. (advertorial/humas protokol)
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version