x
Soal Limbah PT CAS Diduga Cemari Sungai Tapa, Ini Hasil Investigasi DLH Pelalawan
Pihak perusahaan sudah membuat tanggul baru. (Foto:T Arjan/FokusRiau.Com)

Soal Limbah PT CAS Diduga Cemari Sungai Tapa, Ini Hasil Investigasi DLH Pelalawan

Selasa, 10 September 2019, 09:10:18
PELALAWAN-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menurunkan tim investigasi untuk menindaklanjuti laporan Aliansi Masyarakat Mahasiswa (AMM) soal indikasi pencemaran lingkungan Sungai Tapa di Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras yang diduga dilakukan PT Cakra Alam Sejati (CAS).

"Hasil invetigasi, tim tidak menemukan adanya pencemaran limbah oleh perusahaan di Sungai Tapa," ujar Syamsul Anwar, Kepala DLH melalui Kabid Pengawasan Tohaji SP kepada wartawan, Selasa (10/9/2019)

Dikatakan, yang terjadi di lapangan adalah perembesan air dari kolam pengolahan limbah perusahaan ke parit perusahaan dan tak sampai mencemari sungai. "Jarak antara parit dan sungai hampir 4 km, sedangkan air rembesan baru mencapai 1 km. Sebelum sampai ke sungai, rembesan sudah disedot dengan pompa dan dibuang ke kebun untuk pupuk," urainya.

Setelah disedot, kata Tohaji, perusahaan sudah membuat tanggul dari karung pasir agar lebih aman dan limbah tersebut tidak masuk sungai. "Jadi tidak benar PT CAS mengalirkan limbah ke sungai. DLH sudah menyarankan PT CAS memberbaiki kolam yang merembes tersebut," tukasnya.

Josen dari PT CAS mengatakan, perusahaan telah memperbaiki tanggul kolam limbah sesuai anjuran DLH. "Kolam penampungan limbah yang merembes telah diperbaiki dengan membuat tanggul baru dan melapisi tanggul lama. Tanggul lama tersebut merembes karena kondisi musim kemarau sehingga tanah nya kering dan pecah. Hal tersebut telah kita perbaiki sesuai anjuran dari Dinas Lingkungan Hidup," ungkap Josen. (*)





Penulis: Tengku Arjan
Editor: Boy Surya Hamta
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version