x
Soal Wanita yang Bekerja di Luar Rumah, Ustadz Abdul Somad Jelaskan Syarat & Ketentuannya
Ustaz Abdul Somad. (Foto:Istimewa)

Soal Wanita yang Bekerja di Luar Rumah, Ustadz Abdul Somad Jelaskan Syarat & Ketentuannya

Minggu, 28 April 2019, 09:06:42
PEKANBARU-Ustadz Abdul Somad mengungkap dua pendapat yang menyampaikan soal hukum wanita bekerja di luar rumah. Pendapat pertama, seorang perempuan tidak boleh bekerja di luar rumah. Hanya boleh di dalam rumah. 

Pendapat kedua, membolehkan perempuan bekerja di luar rumah namun dengan syarat-syarat tertentu. Dalam satu ceramahnya, Ustadz Abdul Somad mengatakan, ada dalil yang menyatakan hal ini.

"Apakah perempuan boleh bekerja di luar rumah? Boleh. Dalilnya? Nabi pergi, melihat seorang perempuan memikul makanan onta," kata Ustadz Abdul Somad dalam satu ceramahnya yang diunggah Tafaqquh Video.

"Seandainya tidak boleh, Nabi pasti melarang. Tapi Nabi malah membantu mengangkatkannya. Itulah hadits taqriri, perempuan boleh bekerja. Bukan kata Abdul Somad, tapi kata Syeikh Athiyah Shaqar, Mufti di Al-Azhar," lanjut UAS.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, Fatwa Syeikh Athiyah Shaqar, Mufti di Al-Azhar mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seorang perempuan bekerja di luar rumah:

1. Mendapat izin suami
Ustadz Abdul Somad mengatakan, izin yang diberikan suami harus tulus ikhlas karena Allah. Sebab banyak juga suami memberikan izin karena tekanan yang luar biasa.

"Mas izinkan saya bekerja, kalau tidak... (mengancam). Saya khawatir karena banyak suami tertekan maka muncul Komisi Perlindungan Suami," kata UAS.

2. Tidak boleh bersolek ala jahiliyah
Ustadz Abdul Somad mengatakan, kalaupun berbedak, masih sewajarnya. Masih sepadan dengan warna kulit. "Ada perempuan itu pucat dia, dia musti pakai bedak. Karena kalau tidak pakai bedak, keluar dia habis buka bersama, payah bedakan mana dia mana hantu. Itu boleh

Tapi kalau sampai berlebihan, itu disebut dengan solek jahiliyah. Syarat ini tanpak ringan, tapi justru paling banyak dilanggar kaum perempuan ketika bekerja di luar rumah.

Bukan saja untuk bekerja, saat keluar rumah untuk keperluan lainnya, tidak jarang kita melihat perempuan berdandan atau bersolek secara berlebihan. Padahal itu perilaku yang dilarang dalam Islam. Apalagi jika tujuan bersolek untuk mendapatkan pujian atau menginginkan perhatian orang.

"Ibu tidak perlu bersolek tebal, biarkan cahaya mukamu (tampak) karena tahajut malam, karena wudu dan karena baca Alquran. Itulah yang membuat kecantikan muncul dari dalam atau disebut innerbeauty," kata UAS.

3. Tidak boleh berdua-duaan dengan orang bukan muhrim
Tak boleh duduk berduaan dengan tak mahrom. Bertemu dengan lawan jenis yang bukan muhrim saja dilarang, apalagi di dalam ruangan bekerja hanya berdua. Karena itu, kata UAS, perempuan boleh bekerja dengan syarat harus beramai-ramai.

"Ustadz, dia seperti adik saya, dia sudah macam kakak saya, dia sudah macam saudara saya. Awas, berawal dari macam, berakhir dengan macam-macam," ujar UAS disambut gelak tawa jemaahnya.

4. Tak boleh memukulkan kaki ke lantai
Ustadz Abdul Somad mengungkapkan maksud memukulkan kaki ke lantai. "Ada perempuan, yang dipakainya gelang kaki bergemerincing. Kalau dia berjalan sengaja dihentakkan ke lantai agar berbunyi.

5. Perempuan tidak boleh bersuara mendayu-dayu
"Karena ada laki-laki, yang tak tahan mendengar suara perempuan. Begitu didengarnya dia langsung error.

Ada laki-laki berpenyakit hatinya. Jangankan mendengar suara ibu. Mendengar suara mesin penjawabpun rusak otaknya. "Dijaga perempuan itu oleh Islam," kata Ustadz Abdul Somad. 

6. Menutup Aurat
Ustadz Abdul Somad menyampaikan dalil mengenai hal ini. "Wahai para Nabi katakan kepada istrimu, anak perempuan mu dan perempuan beriman, hendaklah mereka memanjangkan menutup ujung rambut sampai ujung kaki, yang boleh nampak hanya wajah dan tapak tangan," kata UAS. (*)




 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version