x
Tekat Bupati Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kampar Mulai Membuahkan Hasil

Tekat Bupati Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kampar Mulai Membuahkan Hasil

Sabtu, 09 Juni 2018, 08:38:37
KAMPAR-Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, merupakan satu dari delapan program kerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kampar Azis Zainal dan Catur Sugeng Susanto lima tahun ke depan.

Meski dihadapkan dengan persoalan defisit anggaran, namun Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kampar. Salah satu langkah yang dilakukan memperjuangkan anggaran melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau dan pusat.

Tahun lalu, ada 28 sekolah mendapatkan bantuan swakelola dari pemerintah pusat. Berdasarkan permintaan pusat, Pemkab Kampar juga sudah mengirim 12 sekolah untuk mendapatkan bantuan swakelola tersebut dan sekarang sedang dalam proses. 

Bahkan pemerintah pusat meminta tambahan dua sekolah lainnya. Artinya, setelah 28 sekolah, Kampar akan memperoleh bantuan 14 sekolah. Selain itu, tahun 2017 telah diajukan 400 lebih TK dan Paud untuk mendapatkan bantuan pendidikan non formal melalui Kementrian Pendidikan. Bantuan yang diterima TK dan Paud tersebut rata-rata Rp20.000.000 untuk satu sekolah.
 
Para siswa SMA sederajat di Kampar tahun ini mulai mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (Foto:Istimewa) 
 
Saat ini, secara perlahan prestasi pada bidang pendidikan di Kampar mulai meningkat. Tahun ini saja, peringkat hasil Ujian Nasional SMP/Sederajat untuk Kabupaten Kampar mengalami kenaikan tiga level.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kampar melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar Nandang Priatna beberapa waktu lalu menyebut, Kampar berada di peringkat ke-9. Tahun lalu, Kampar berada di peringkat akhir di Riau. "Tahun ini, kita naik tiga peringkat. Dari 12 (tahun lalu) ke posisi 9," kata Nandang. 

Sementara untuk peringkat hasil Ujian Nasional SMA/Sederajat, Kabupaten Kampar menempati posisi 11 dengan nilai rata-rata 43.28 di atas Kepulauan Meranti yang memiliki nilai rata-rata 42.54.

Ini semua tak terlepas dari kinerja yang ditunjukan instansi terkait. Sebab, usai dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Santoso, MPd langsung bergerak menjalankan tiga program utamanya.
 
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kampar, Santoso MPd.(Foto:Istimewa) 
 
Pertama, melakukan perbaikan database pendidikan yang masih dirasa kurang jelas. Terutama menyangkut perbandingan jumlah sekolah dengan daya tampung, jumlah siswa dan perbandingan jumlah guru.
 
Kedua, melakukan pemerataan tenaga pendidik. Dimana saat ini ada beberapa daerah yang jauh dari kota dan hanya memiliki satu atau dua guru. Sementara di daerah lain, justru guru yang ada berlebih.
 
Ketiga, melaksanakan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Menurut Santoso, untuk perkotaan memang sudah bagus-bagus, namun di beberapa daerah seperti Kecamatan Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu masih ada sarana pendidikan yang memprihatinkan.

Penghargaan Guru Berprestasi
Selain ketiga hal di atas, dukungan Pemkab Kampar dalam memajukan pendidikan juga sangat terasa. Itu ditandai dengan pemberian penghargaan terhadap para guru berprestasi. Salah satunya, sempena Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 tingkat Kabupaten, pemkab memberikan hadiah kepada enam guru berprestasi berupa Umrah ke tanah Suci Mekkah.
 
 
Wabup Catur Sugeng Susanto menyerahkan hadiah kepada enam guru berprestasi berupa Umrah ke tanah Suci Mekkah. (Foto:Istimewa)
 
Hadiah umrah diserahkan Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto usai Upacara Hardiknas 2018 di Lapangan Pelajar Bangkinang, Rabu (2/5/2018) lalu.

Menurut Santoso, keenam guru berprestasi memperoleh Umrah gratis. Mereka merupakan guru berprestasi di tingkat TK, SD, SMP, antara lain Jhoni Asmara, Kepala SMPN 3 Kampar Kiri Hulu, Tugiwan Kepala SDN 005 Cinta Damai Tapung Hilir, Nurmiwati Kepala TK Negeri Bangkinang Kota dan Meldawati Guru SMPN 2 Bangkinang kota.

Kemudian Suyani merupakam Guru SDN 010 Langgini, Yeni Angelina yang merupakan Guru TK ABA 001 Kuok dan Fahrudin Pengawas SD Kecamatan Tambang. 

Pada kesempatan itu, Jhoni Asmara mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang telah diberikan pemerintah. (advetorial)
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version