x
Terharunya Nenek Rosna Begitu Menerima Bantuan dari Pemkab Pelalawan
Sembako dan alat rumah tangga diberikan kepada Rosna. (Foto:T Arjan/FokusRiau.Com)

Terharunya Nenek Rosna Begitu Menerima Bantuan dari Pemkab Pelalawan

Kamis, 10 Januari 2019, 18:44:46
PELALAWAN-Pemerintah Kabupaten Pelalawan memberikan respon positif terhadap informasi yang beredar di masyarakat. Buktinya, setelah kehidupan sulit Rosna dipublish, pemerintah langsung memberikan bantuan kepada janda 79 tahun tersebut.

Rosna sendiri merupakan warga Desa Angkasa, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau sehari-hari tinggal di pondok reotnya dengan segala keterbatasan ekonomi. Memperoleh informasi tersebut. 

Dinas Kesejahteraan Sosial Pelalawan dipimpin Sekretaris Srinoralita langsung bergerak ke gubuk sanga nenek di Jalan Batas Desa RT 07 RW 04 Puncak, Desa Angkasa, Kecamatan Bandar Petalangan, Kamis (10/1/2019). "Bantuan yang diberikan berupa sembako dan peralatan rumah tangga," kata Srinoralita. 

Dikatakan, penyerahan bantuan didampingi Ketua Komisi I DPRD Eka Putra, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Bandar Petalangan Mustar Naini dan Kepala Desa Angkasa Rudi Suprianto. Bantuan yang diberikan untuk mewujudkan tujuan Pemkab Pelalawan untuk mengentaskan kemiskinan.

Saat penyerahan bantuan, nenek Rosna tidak mampu membendung air matanya. Rosna yang tak bisa berjalan dan hanya menggunakan karung plastik untuk menghela tubuhnya ini hanya bisa menangis bahagia, karena masih ada yang memperhatikan dirinya.

“Bu mohon maaf ada sedikit sembako ini untuk ibu semoga bermanfaat buat ibu,” tutur Srinoralita saat menyerahkan sembako tersebut.

Kendati sudah sepuh nenek Rosna masih mampu berujar, "Terima kasih banyak bu dan pak anggota DPRD Pelalawan yang telah memberikan bantuan semoga Allah Subhanahuwataala membalas kebaikan ibu dan bapak semua,"

Sebelumnya, kondisi memprihatinkan nenek Rosna muncul di sejumlah pemberitaan. Sejak wafatnya suaminya, sang nenek yang tidak memiliki keturunan ini hidup sebatang kara. Seiring usianya yang semakin senja, Rosna mengalami kelumpuhan. Dia tak lagi bisa berjalan. Sementara berbagai keperluan harus dijalan sendiri. Meski terkadang bantuan dari warga setempat tetap ada untuk dirinya.

Karena lumpuh dan tak berdaya berdiri. Nenek Rosna terpaksa menggunakan kantong plastik sebagai untuk memindahkan dirinya dalam berbagai aktivitas. Kini nenek renta masih tinggal di gubuk reotnya. (*)




Penulis: Tengku Arjan
Editor: Boy Surya Hamta
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version