x
Toyota Ungkap Soal Stagnannya Pasar Mobil Murah di Tanah Air
Toyota Calya dipamerkan di GIIAS 2017 BSD City, Tangerang. (Foto:Kompas.com)

Toyota Ungkap Soal Stagnannya Pasar Mobil Murah di Tanah Air

Kamis, 25 April 2019, 07:59:26
JAKARTA-Penjualan mobil di segmen Kendaraan Bermotor Hemat Bahan Bakar dan Harga Terjangkau (KBH2) atau Low Cost Green Car (LCGC) tahun ini diprediksi mengalami penurunan. Hal yang sama juga terjadi tahun lalu. 

Sepanjang 2018, segmen yang juga disebut mobil murah itu menurun 5-10 persen. Tahun ini juga diprediksi sama, namun tidak sampai menyentuh 10 persen. Bahkan, menurut Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), secara pasar memang sudah stagnan. 

Terbukti dari hasil penjualan Agya dan Calya yang telah menyentuh angka normal. "Sekarang itu permintaannya sudah normal. Tahun-tahun awal tinggi karena memang permintaanya sangat tinggi, pastinya kondisi sekarang ini berbeda," ujar Anton di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. 

LCGC Dikenakan Pajak 
Anton mengungkap soal rencana kenaikan pajak mobil murah masih menunggu keputusan akhir dari pemerintah. Tetapi sejauh ini akan tetap mengikuti peraturan yang berlaku. "Sudah pasti ada risiko jika pajaknya naik, tetapi kami sudah berterima kasih selama ini sudah diberikan kebebasan pajak. Kalau kita lihat meskipun sudah stagnan, tetapi pasarnya masih cukup bagus," ujar Anton. 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil murah bulan lalu tembus 5.606 unit. Sementara model Toyota, seperti Agya terdistribusi 2.387 unit dan Calya 3.138 unit. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Kompas.com
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version