x
Verifikasi dan Validasi BDT, Penanganan Fakir Miskin di Kabupaten Pelalawan Kini Teratasi
Wabup Zardewan membuka kegiatan Verifikasi dan Validasi BDT. (Foto:T Arjan/FokusRiau.Com)

Verifikasi dan Validasi BDT, Penanganan Fakir Miskin di Kabupaten Pelalawan Kini Teratasi

Senin, 11 Maret 2019, 19:33:20
PELALAWAN-Wakil Bupati Zardewan mengungkap pentingnya akurasi dan validasi data. Karena dengan akurasi data akan menjadi tolak ukur sebuah keberhasilan dari program yang terencana untuk dapat dilaksanakan.

Hal itu disampaikan Wabup Zardewan kala membuka kegiatan Verifikasi dan Validasi Basis Data Terpadu (BDT) Penanganan Fakir Miskin di Kabupaten Pelalawan 2019 yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Pelalawan, Senin (11/3/2019).

Dikatakan, BDT sebagai sumber data untuk penanganan fakir miskin. Program apapun dalam rangka penanganan fakir miskin harus berpedoman kepada BDT. Akurasi dari verifikasi dan validasi basis data terpadu sebagai penerima manfaat program perlindungan sosial menjadi faktor yang sangat penting dalam upaya meningkatkan efektivitas program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial.

Sehingga kita mendapatkan nantinya Keluarga Penerima Manfaat (KPM ) yang benar benar valid, tepat sasaran serta tepat waktu.

Dikatakan, Kementerian Sosial telah menetapkan peraturan tentang pedoman umum verifikasi dan validasi BDT penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu yan tertuang dalam Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 28 Tahun 2017.

Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Pelalawan Tengku Mukhtaruddin mengatakan, kegiatan ini diikuti 12 operator kecamatan dan 110 orang operator desa. Diharapkan, terjadi sinkronisasi data yang ada di desa dan apabila ada perubahan. Sehingga dapat dikordinasikan bersama Dinas Kesejahteraan Sosial Pelalawan dan Kementerian Sosial.

Menurutnya, Pemerintah Pusat telah menyelenggarakan berbagai program perlindungan sosial berskala nasional yang diperuntukan bagi 40 persen masyarakat berpenghasilan rendah seperti Program Beras Sejahtera (Rastra), Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 1.700 Kepala Keluarga masyarakat Kabupaten Pelalawan dengan kucuran dana sebesar 3,17 milyar, Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dengan bantuan modal sebesar Rp20 juta/kelompok, Bantuan bagi Masyarakat Lanjut Usia (Lansia) sebanyak 26 Kepala Keluarga. (*)






Penulis: Tengku Arjan
Editor: Boy Surya Hamta
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version