x
Viral d Media Sosial, Kakek 74 Tahun Ini Nikahi Gadis 18 Tahun
Sang kakek dan gadis muda dengan tersenyum menghadap kamera. (Facebook/kronologi.id)

Viral d Media Sosial, Kakek 74 Tahun Ini Nikahi Gadis 18 Tahun

Minggu, 13 Oktober 2019, 07:28:15
MANADO-Pernikahan beda usia kembali terjadi di tanah air, bahkan viral di media sosial setelah sebuah akun Facebook mengunggahnya. Kisah ini terjadi di Gorontalo, dimana sang kakek yang diketahui bernama Ali dan berusia 74 tahun menikahi gadis berusia 18 tahun.

Hebatnya, sang gadis yang diketahui bernama Fadila Ismail itu menikah atas dasar cinta. “Dorang (mereka) saling suka, tidak ada paksaan, Pak. Anak saya bahkan menekankan bahwa ia betul-betul sayang dengan opa ini,” kata Ferawati Babunga, ibu Fadila.

Dikutip dari Tribunmanado.co.id, kabar pernikahan dua insan yang sudah mengikatkan kisah mereka di jenjang pernikahan itu viral setelah seorang pengguna Facebook bernama Mhaiel Sahi membagikan deretan foto pernikahan kakek dan gadis itu ke grup Facebook Portal Gorontalo, Kamis (10/10/2019).

Sebuah situs lain, kronologi.id juga memberitakan pernikahan ini. Menurut pengakuan Ferawati, awal perkenalan antara anaknya dengan mempelai pria itu berawal dari komunikasi lewat telepon. “Awalnya itu dari telepon, kepada anak saya dia mengaku sedang cari pasangan yang jujur,” kata Ferawati dikutip Kronologi.id.

Ferawati juga menegaskan, anaknya itu tidak terpaksa menikahi Ali yang umurnya selisih 56 tahun itu. “Dorang (mereka) saling suka, tidak ada paksaan pak. Anak saya bahkan menekankan bahwa ia betul-betul sayang dengan opa ini,” jelas Fera.

Ditambahkan, bahwa anaknya itu benar-benar mantap menikah dengan tambatan hatinya itu. Dalam deretan foto yang diunggah, terlihat kedua pengantin ini menggunakan pakaian adat Gorontalo.

Total ada tiga foto yang diunggah Mhaiel Sahi ke Facebook. Foto pertama memperlihatkan si kakek dan gadis muda itu dengan tersenyum menghadap kamera. Pada foto kedua terlihat si kakek tengah mencium kening sang gadis.

Terpancar di wajah keduanya raut wajah bahagia. Jika dilihat dengan seksama, si gadis dalam foto itu menggunakan biliu kuning, sementara si kakek menggunakan payungga tilambia serasi dengan biliu sang gadis.

Kedua baju ini merupakan baju adat yang biasanya dikenakan pengantin saat naik ke puade atau pelaminan khas Gorontalo. Gorontalo sendiri memiliki tujuh komposisi warna pakaian adat Gorontalo beserta maknanya:

Warna merah melambangkan keberanian dan tanggung jawab.

Hijau melambangkan kesuburan dan kesejahteraan.

Hitam lambang keteguhan dan sikap takwa kepada Tuhan.

Dan putih melambangkan kesucian sekaligus perasaan duka.

Meski kedua mempelai memakai baju adat Gorontalo, Tribunmanado.co.id belum mengetahui secara pasti apakah dua pengantin ini adalah warga Gorontalo atau bukan.

Belum diketahui juga alasan pengantin memilih menggunakan pakaian adat Gorontalo. Belum diketahui juga apakah benar si kakek berusia 74 tahun dan si gadis 18 tahun. Belum diketahui juga apa alasan si wanita memilih menikah dengan pria yang beda usia denganya.

Namun yang pasti, sampai berita ini diturunkan, postingan Mhaiel Sahi itu sudah ditanggapi 782 akun Facebook, 176 komentar dan telah 153 kali dibagikan.

Usia 74 dan 18 tahun sendiri ketahui dari komentar netizen. Unggahan ini viral dan mengundang komentar julid wargenet. Bahkan ada warganet yang menyebut jika pernikahan itu terjadi karena adanya faktor-faktor tertentu. Selain karena harta, uang atau doi, doti (ilmu sihir) hingga mungkin karena jodoh ilahi.

Berikut komentar netizen.

Ayi Suryadi: Kalu sulta tetap jadi (emoticon).
Berbagai Macam Kue: 18 vs 74 jodoh tdk memandang usia... (emoticon) semoga samawah  (emoticon).

Kifly Usman: Doti ini sto (emoticon).

Nur'ain Abidin: Krna cuma opa yg banyak doi.

Renaldi Dalanggo: Tunggu jo. Opa maninggal Yg cwek #AUTOSULTAN (emoticon).

Anthy Afrianthy: Karna ti opa banya uang noh jdi spa cwe yg tdk mau (emoticon).

Nurlaila Pakaya: Antara doi dgn Doti mar So jodoh no.. (emoticon). (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunmanado.co.id
Share on:

BERITA TERKINI
Redaksi - Disclaimer - Tentang Kami - Pedoman Media Syber
Desktop Version